Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Identitas pemuda yang diduga bunuh diri dengan melompat dari lantai 20 sebuah hotel di kawasan Jalan Basuki Rahmat (Basra), Surabaya, terungkap. Pemuda berusia 21 tahun tersebut merupakan warga Madiun.
Ia ditemukan tewas di lantai bawah hotel pada Sabtu (2/5) malam. Peristiwa itu sempat menggegerkan warga dan tamu hotel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya mengungkapkan, korban adalah R0 (21), warga asal Madiun.
Vian membeberkan kronologi peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi yang merupakan waitress, mulanya korban datang ke lantai 20 hotel, tepatnya di area cafe dan memesan makanan.
Tak lama kemudian waitress mengantarkan makanan yang dipesan kepada korban. Saksi juga sempat melihat korban sedang makan.
Namun selanjutnya, satpam hotel saat berada di pos tiba-tiba mendengar bahwa ada suara barang terjatuh.
"Lalu saksi 2 (satpam) mencari dan melihat ada korban sudah tergeletak di parkir lobi hotel," beber Vian saat dikonfirmasi detikJatim, Minggu (3/5/2026).
Peristiwa tersebut pun langsung dilaporkan kepada pihak manager hotel, call center 112, serta Polsek Genteng.
"(Laporan) diteruskan ke Inafis Polrestabes Surabaya guna dilakukan olah TKP," beber Vian.
Petugas datang ke hotel untuk melakukan olah TKP. Sementara korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jatim.
"Setelah dilakukan olah TKP bahwa benar korban meninggal dunia diduga karena bunuh diri dengan cara melompat dari Lantai 20 Hotel Goldvitel, untuk mengetahui penyebab kematian harus dilakukan visum luar dan visum dalam (autopsi)," ujar Vian.
(irb/hil)











































