Begini Langkah Gus Fawait Perkuat Perlindungan PMI Jember

Begini Langkah Gus Fawait Perkuat Perlindungan PMI Jember

Faiq Azmi - detikJatim
Kamis, 30 Apr 2026 15:45 WIB
Bupati Jember, Gus Fawait
Bupati Jember, Gus Fawait (Foto: Istimewa)
Jember -

Pemkab Jember terus berakselerasi dalam menjamin keamanan dan kualitas tenaga kerja asal daerah yang hendak mengadu nasib di luar negeri. Bupati Jember, Gus Fawait menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem perlindungan yang lebih kokoh bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI).

"Alhamdulillah, kami hadir di Kementerian untuk memperkuat sinergi pelindungan warga kami. Sembari menunggu persetujuan dari MenPANRB terkait pembentukan P4MI, lalu layanan bagi rekan-rekan PMI saat ini sudah bisa diakses secara terpadu melalui MPP," ujar Gus Fawait saat kunjungan kerja ke Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Gus Fawait disambut langsung Sekjen Kementerian PPMI/P2MI, Komjen Pol Dwiyono. Fokus utama audiensi ini adalah sinkronisasi program pusat dan daerah guna memastikan warga Jember yang bekerja di luar negeri mendapatkan pengawasan dan hak-hak yang maksimal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gus Fawait mengungkapkan langkah nyata diambil dengan mengintegrasikan layanan administrasi PMI di Mal Pelayanan Publik (MPP) Jember. Namun, ambisi Pemkab tidak berhenti di sana. Saat ini pihaknya tengah mengupayakan berdirinya Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) di Jember.

Menyadari pentingnya keahlian sebelum keberangkatan, Gus Fawait juga mengumumkan program strategis berupa pelatihan bagi 1.000 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI). "Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Jember, KP2MI, dan Kemenaker yang akan diselaraskan dengan Program Magang Nasional," kata Gus Fawait.

ADVERTISEMENT

Target utama dari pelatihan masif ini adalah untuk membekali putra-putri daerah dengan skill yang relevan dengan kebutuhan pasar global. Termasuk meminimalisir potensi kendala kerja atau kecelakaan kerja melalui pemahaman prosedur yang benar dan menjadikan sektor ini sebagai penggerak utama dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di Jember.

Bagi Gus Fawait, para pekerja migran bukan sekadar pencari nafkah, melainkan pahlawan devisa yang martabatnya wajib dijunjung tinggi oleh negara.

"Kami ingin memastikan setiap putra-putri Jember berangkat dengan bekal terbaik. Dengan kompetensi yang mumpuni, risiko kerja bisa kita tekan sekecil mungkin. Ini adalah bagian dari ikhtiar kami dalam memuliakan pahlawan devisa sekaligus memutus rantai kemiskinan di Jember," pungkasnya.



(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads