Viral di media sosial 4 mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) diduga menjadi pelaku pelecehan seksual. Keempat mahasiswa itu diduga melakukan pelecehan seksual dengan modus berbeda-beda. Tidak hanya pelecehan secara verbal di grup chat, tapi ada yang melakukan sentuhan fisik tanpa izin, bahkan pemerkosaan.
Dugaan kasus pelecehan seksual ini terungkap dari kiriman foto di akun Instagram @unairjournal. Dalam kiriman tersebut tampak jelas wajah keempat mahasiswa terduga pelaku kekerasan seksual, asal fakultas, usia, hingga pelecehan apa yang masing-masing mereka lakukan.
Keempat mahasiswa tersebut yakni R (22) dari Fakultas FISIP prodi Ilmu Komunikasi, Z (23) dari Fakultas FISIP prodi Ilmu Komunikasi, F (24) dari Fakultas Kedokteran Gigi, dan G (24) dari Fakultas FISIP prodi Ilmu Komunikasi. Dalam kiriman itu keempat pelaku dicap sebagai 'Predator Seksual'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan kiriman akun @unairjournal itu, mahasiswa berinisial R (22) diduga melakukan pelecehan secara verbal terhadap beberapa korban di grup chat. Sama halnya dengan mahasiswa berinisial F (24).
Selanjutnya, untuk mahasiswa berinisial Z (23), dia diduga melecehkan korban dengan cara menyentuh fisik korban tanpa izin. Dan terakhir untuk mahasiswa terduga pelaku kekerasan seksual berinisial G (24), dia diduga melakukan pemerkosaan.
Menurut akun Instagram @unairjournal, kasus itu telah ditangani Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT). Bahkan disebutkan bahwa salah satu dari mereka sudah di-DO dari kampus.
Ketua Pusat Humas dan Protokol (PHMP) Unair Pulung Siswantara membenarkan adanya kasus kekerasan seksual di Unair. Namun pihaknya tidak bisa membeberkan siapa pelaku dan jenis kekerasan seksual yang sedang ditangani sesuai dengan Permendikbudristek No. 55 Tahun 2024, serta UU PDP dan UU ITE.
Dalam aturan-aturan itu, detail kronologi dan identitas pihak yang terlibat, baik pelapor maupun korban, saksi, hingga terlapor atau pelaku bukan merupakan ranah publik. Karena itu juga Pulung enggan memberikan pembenaran soal yang viral di media sosial. Dia hanya memastikan bahwa Unair sedang menangani 4 kasus kekerasan seksual.
"Tiga kasus sudah ditangani dan pelaku sudah diberikan sanksi sesuai dengan rekomendasi dari Satgas PPKPT. Untuk korban juga telah mendapatkan pendampingan dari Satgas PPKPT. Satu kasus lainnya sedang dalam proses penanganan oleh Satgas PPKPT," ujar Pulung kepada detikJatim, Kamis (30/4/2026).
Ada pun empat kasus kekerasan seksual yang ditangani oleh Satgas Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) Unair.
"Tiga sudah selesai. Sudah sudah ada sanksi yang, satu sudah berlaku proses penanganan," kata Pulung.
Sebelumnya, Empat mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) mendadak jadi sorotan usai diviralkan di media sosial sebagai predator seksual. Disebutkan bahwa kasus pelecehan seksual yang yang beredar bukan kasus baru, tetapi sudah berlangsung lama. Unair berkomitmen menciptakan ruang aman di kampus.
"Sudah mendapatkan penanganan dari pihak Satgas PPKPT sesuai prosedur yang berlaku. Komitmen pimpinan kami jelas bahwa kasus seperti ini harus ditindak tegas untuk upaya menciptakan ruang aman dan nyaman bagi seluruh civitas akadamika di lingkungan kampus," kata Pulung, Rabu (29/4).
(auh/dpe)
