Aksi pencurian spion mobil kembali terjadi di Kabupaten Ponorogo. Kali ini, dua spion milik mobil Toyota Fortuner raib digondol pelaku yang beraksi hanya dalam hitungan detik. Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV di sebuah rumah di Jalan Jaksa Agung, Kelurahan Mangkujayan.
Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat datang seorang diri pada dini hari. Tanpa menggunakan alat bantu, ia langsung menghampiri mobil yang terparkir di halaman rumah dan mencabut spion dengan tangan kosong. Aksi tersebut berlangsung sangat cepat, masing-masing spion dilepas hanya dalam waktu sekitar sepuluh detik.
Pemilik rumah, Mia Permata Sari, mengaku baru mengetahui kejadian tersebut saat hendak mengantar anaknya ke sekolah. Ia terkejut saat mendapati spion mobilnya telah hilang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya saya kira cuma satu yang hilang, tapi setelah dicek ternyata dua-duanya sudah tidak ada," ujar Mia saat ditemui, Rabu (29/4/2026).
Setelah memeriksa rekaman CCTV, Mia mengetahui pencurian terjadi pada Senin (27/4) dini hari. Ia menyebut pelaku tampak sangat terampil saat beraksi.
"Dari CCTV kelihatan pelaku pakai tangan kosong. Cepat sekali, masing-masing spion cuma sekitar sepuluh detik," jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, Mia mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta untuk mengganti kedua spion yang hilang. Ia juga mengaku mendapat informasi bahwa kasus serupa telah beberapa kali terjadi di Ponorogo.
"Dari info yang saya dapat, saya ini korban ketiga. Sebelumnya ada di Singosaren dan Parikesit, mobilnya juga Fortuner," ungkapnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Polisi saat ini tengah mengumpulkan sejumlah bukti, termasuk rekaman CCTV.
"Kasus ini masih dalam pendalaman. Kami sedang mengidentifikasi pelaku dari rekaman CCTV yang ada," kata Imam.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan di luar rumah.
"Kami sarankan warga menambah sistem keamanan seperti CCTV atau pengaman tambahan, serta segera melapor jika menemukan hal mencurigakan," pungkasnya.
Kasus ini menambah daftar pencurian komponen kendaraan di Ponorogo, khususnya pada mobil dengan nilai jual tinggi. Polisi pun terus mendalami kemungkinan adanya jaringan pelaku yang beraksi secara terorganisir.
