Salah satu hal penting yang perlu dipahami jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci adalah aturan dan larangan berpakaian saat haji 2026. Ketentuan ini berkaitan dengan kondisi ihram yang memiliki aturan khusus dalam penggunaan pakaian, baik bagi jemaah pria maupun wanita.
Terdapat batasan yang jelas mengenai jenis pakaian yang diperbolehkan dan yang dilarang selama ihram. Karena itu, jemaah diimbau memahami aturan ini sejak awal sebagai bagian dari persiapan ibadah haji agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan sesuai syariat.
Aturan Berpakaian Jemaah Haji 2026
Melansir laman detikHikmah yang mengacu pada buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah 2026 terbitan Kementerian Haji dan Umrah RI, berikut ketentuan pakaian ihram bagi jemaah haji.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pakaian Jemaah Laki-Laki
Jemaah laki-laki mengenakan dua lembar kain ihram tanpa jahitan. Satu kain digunakan untuk menutup bagian bawah tubuh seperti sarung, sementara kain lainnya disampirkan di bahu untuk menutup bagian atas tubuh sesuai batas aurat.
Saat melaksanakan tawaf, disunahkan memakai ihram dengan cara idhtiba' (إضطباع), yaitu membuka bahu kanan. Caranya dengan meletakkan kain di bawah ketiak lalu menyampirkannya ke bahu kiri sehingga bahu kanan tampak terbuka.
Pakaian Jemaah Perempuan
Jemaah perempuan diwajibkan mengenakan pakaian yang menutup seluruh tubuh, kecuali wajah dan kedua telapak tangan (hingga pergelangan). Penutup tangan ini mencakup bagian telapak maupun punggung tangan.
Selain itu, jemaah juga disarankan membawa sekitar lima stel pakaian selama berada di Tanah Suci. Jumlah tersebut sudah termasuk seragam batik nasional sebagai identitas resmi jemaah Indonesia, sehingga penampilan tetap rapi dan seragam selama menjalankan rangkaian ibadah.
Baca juga: Pahami Rukun Haji agar Ibadah Sah |
Larangan Berpakaian Jemaah Haji 2026
Masih merujuk detikHikmah, terdapat sejumlah larangan berpakaian yang harus diperhatikan jemaah selama dalam kondisi ihram.
- Jemaah tidak diperkenankan mengenakan pakaian yang memperlihatkan tubuh, seperti bahan transparan, terlalu tipis, atau ketat.
- Bagi jemaah laki-laki, dilarang memakai pakaian berjahit yang mengikuti bentuk tubuh, seperti celana atau baju.
- Sementara itu, jemaah perempuan tidak diperbolehkan menutup kedua telapak tangan dengan sarung tangan maupun menutup wajah menggunakan cadar selama dalam kondisi ihram.
Pentingnya Memahami Aturan Ihram
Memahami aturan dan larangan berpakaian saat haji menjadi bagian penting dalam persiapan menuju Tanah Suci. Dengan mengenakan pakaian sesuai ketentuan ihram, jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang, nyaman, dan sesuai tuntunan.
Oleh karena itu, seluruh perlengkapan sebaiknya disiapkan sejak awal. Persiapan yang matang tidak hanya membantu kelancaran ibadah, tetapi juga mendukung kekhusyukan selama menjalankan rangkaian haji 2026.
