Aturan Berpakaian Saat Haji 2026 untuk Jemaah Pria dan Wanita

Aturan Berpakaian Saat Haji 2026 untuk Jemaah Pria dan Wanita

Jihan Navira - detikJatim
Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB
Jamaah calon haji Indonesia melakukan Tawaf sebagai rangkaian umrah wajib di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Sabtu (10/5/2025). Sebanyak 2.800 calon haji dari tujuh kloter yang merupakan gelombang pertama pendorongan dari Madinah tiba di Makkah dan selanjutnya melaksanakan umrah wajib. ANTARA FOTO/Andika Wahyu
Ilustrasi Jamaah Haji (Foto: ANTARA FOTO/ANDIKA WAHYU)
Surabaya -

Salah satu hal penting yang perlu dipahami jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci adalah aturan dan larangan berpakaian saat haji 2026. Ketentuan ini berkaitan dengan kondisi ihram yang memiliki aturan khusus dalam penggunaan pakaian, baik bagi jemaah pria maupun wanita.

Terdapat batasan yang jelas mengenai jenis pakaian yang diperbolehkan dan yang dilarang selama ihram. Karena itu, jemaah diimbau memahami aturan ini sejak awal sebagai bagian dari persiapan ibadah haji agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar dan sesuai syariat.

Aturan Berpakaian Jemaah Haji 2026

Melansir laman detikHikmah yang mengacu pada buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah 2026 terbitan Kementerian Haji dan Umrah RI, berikut ketentuan pakaian ihram bagi jemaah haji.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pakaian Jemaah Laki-Laki

Jemaah laki-laki mengenakan dua lembar kain ihram tanpa jahitan. Satu kain digunakan untuk menutup bagian bawah tubuh seperti sarung, sementara kain lainnya disampirkan di bahu untuk menutup bagian atas tubuh sesuai batas aurat.

Saat melaksanakan tawaf, disunahkan memakai ihram dengan cara idhtiba' (إضطباع), yaitu membuka bahu kanan. Caranya dengan meletakkan kain di bawah ketiak lalu menyampirkannya ke bahu kiri sehingga bahu kanan tampak terbuka.

ADVERTISEMENT

Pakaian Jemaah Perempuan

Jemaah perempuan diwajibkan mengenakan pakaian yang menutup seluruh tubuh, kecuali wajah dan kedua telapak tangan (hingga pergelangan). Penutup tangan ini mencakup bagian telapak maupun punggung tangan.

Selain itu, jemaah juga disarankan membawa sekitar lima stel pakaian selama berada di Tanah Suci. Jumlah tersebut sudah termasuk seragam batik nasional sebagai identitas resmi jemaah Indonesia, sehingga penampilan tetap rapi dan seragam selama menjalankan rangkaian ibadah.

Larangan Berpakaian Jemaah Haji 2026

Masih merujuk detikHikmah, terdapat sejumlah larangan berpakaian yang harus diperhatikan jemaah selama dalam kondisi ihram.

  1. Jemaah tidak diperkenankan mengenakan pakaian yang memperlihatkan tubuh, seperti bahan transparan, terlalu tipis, atau ketat.
  2. Bagi jemaah laki-laki, dilarang memakai pakaian berjahit yang mengikuti bentuk tubuh, seperti celana atau baju.
  3. Sementara itu, jemaah perempuan tidak diperbolehkan menutup kedua telapak tangan dengan sarung tangan maupun menutup wajah menggunakan cadar selama dalam kondisi ihram.

Pentingnya Memahami Aturan Ihram

Memahami aturan dan larangan berpakaian saat haji menjadi bagian penting dalam persiapan menuju Tanah Suci. Dengan mengenakan pakaian sesuai ketentuan ihram, jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang, nyaman, dan sesuai tuntunan.

Oleh karena itu, seluruh perlengkapan sebaiknya disiapkan sejak awal. Persiapan yang matang tidak hanya membantu kelancaran ibadah, tetapi juga mendukung kekhusyukan selama menjalankan rangkaian haji 2026.



(ihc/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads