Sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh dibatalkan dampak kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek Vs KRL di Stasiun Bekasi Timur. Salah satunya KA Jayabaya relasi Malang-Pasarsenen.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono menyampaikan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional KAI.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan perjalanan kereta api pada 28 April 2026. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan," kata Mahendro kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pembatalan perjalanan kereta api dari Stasiun Malang pada Selasa (28/4/2026).
"Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya mendukung kelancaran proses penanganan insiden serta memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api tetap terjaga," ungkap Mahendro.
Mahendro menambahkan, KAI berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dengan memastikan keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi.
KAI memahami bahwa pembatalan perjalanan ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi penumpang.
Namun demikian, langkah tersebut diambil sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mengutamakan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, sekaligus mendukung kelancaran proses penanganan di lokasi kejadian.
Daop 8 Surabaya turut menyampaikan empati dan duka mendalam kepada seluruh korban serta keluarga yang terdampak insiden operasional yang terjadi di wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta.
KAI berharap proses penanganan berjalan lancar dan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik.
(mua/hil)
