Viral Traffic Light KBS Leleh gegara Panasnya Surabaya, Benarkah?

Viral Traffic Light KBS Leleh gegara Panasnya Surabaya, Benarkah?

Anastasia Trifena - detikJatim
Senin, 27 Apr 2026 18:00 WIB
Lampu TL pejalan kaki yang leleh di kawasan KBS.
Lampu TL pejalan kaki yang leleh di kawasan KBS/Foto: Anastasia Trifena/detikJatim
Surabaya -

Viral di media sosial video yang memperlihatkan lampu traffic light (TL) di kawasan simpang Kebun Binatang Surabaya (KBS) tampak leleh. Hal tersebut menjadi gunjingan netizen yang berasumsi lelehnya lampu lalu lintas tersebut dikarenakan cuaca Surabaya yang panas.

Untuk membuktikan kebenarannya, detikJatim turun langsung ke lokasi, Senin (27/4/2026). Lampu TL utama tampak berfungsi dan tidak ada kendala, arus lalu lintas pun tidak terganggu.

Sementara lampu yang terlihat leleh adalah lampu TL untuk penyeberangan pejalan kaki yang berada di dekat Tugu PKK Darmo, samping Jalan Raya Darmo yang mengarah ke luar Surabaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lampu TL pejalan kaki yang leleh di kawasan KBS.Lampu TL pejalan kaki yang leleh di kawasan KBS. Foto: Anastasia Trifena/detikJatim

Baik lampu hijau maupun merah TL penyeberangan, keduanya terlihat leleh dan tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Namun, terkait penyebab lelehnya lampu TL di kawasan tersebut bukanlah karena panasnya cuaca kota pahlawan.

ADVERTISEMENT

Plt Kepala Dishub Surabaya Trio Wahyu Bowo menjelaskan, fenomena ini disebabkan karena aksi unjuk rasa tahun lalu yang mengakibatkan beberapa titik menjadi target amuk dan dibakar massa.

"Jadi saya luruskan bahwa itu ada kaitannya dengan demo yang unjuk rasa besar-besaran tahun lalu itu loh mbak. Kan saat itu terjadi pembakaran. Nah terus itu CCTV di atas TL kok bergerak. Otomatis akhirnya (TL) jadi target untuk dibakar juga," jelas Trio saat dikonfirmasi detikJatim, Senin (27/4/2026).

"Jadi itu leleh bukan karena udara kota Surabaya. Udara kota Surabaya kalau sekarang kayak di Batu ini," imbuhnya sambil bergurau.

Ternyata, TL yang menjadi 'korban' pembakaran saat itu ada dua buah. TL utama untuk kendaraan dan TL untuk pejalan kaki. TL utama, Trio melanjutkan, sudah selesai diperbaiki pada pekan lalu, sekitar 20-21 April 2026. Persis setelah video lampu TL di simpang KBS viral di media sosial.

Sedangkan untuk TL penyeberangan akan dilakukan perbaikan secepatnya, mengingat dibutuhkan waktu terlebih dahulu untuk menunggu barang serta komponen lainnya datang.

"Memang kita menunggu barangnya datang, komponen datang. Tapi akan secepatnya dilakukan penggantian," ucap Trio.

Selain lampu TL di Jalan Darmo yang leleh, sempat ada pula keluhan dari masyarakat yang menyebut lampu TL di Jalan Prof. DR. Moestopo yang dikabarkan hilang selama beberapa hari pada pekan lalu. Namun, tinjauan di lokasi, Senin (27/4/2026) menunjukkan bahwa lampu TL baru telah dipasang di sana.

Trio mengimbau agar masyarakat bisa langsung menghubungi Command Center atau 112 jika menemukan kejadian serupa ke depannya.

"Masyarakat bisa langsung hubungi 112, Command Center. Nanti tujuh menit kami akan langsung datang ke lokasi dan mengidentifikasi kerusakannya. Baru kemudian kami sampaikan ke pelapornya bahwa penggantian memerlukan waktu. Kami selesaikan 1x24 jam, seperti itu mbak," pungkas Trio.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads