Ratusan calon jemaah haji asal Kabupaten Blitar telah menerima koper. Sementara puluhan calon jemaah haji sisanya yang belum menerima koper masih harus menunggu distribusi dari Kantor Wilayah (Kanwil) Jatim.
"Sudah dibagikan mulai kemarin untuk koper para calon jemaah haji. Mulai dari Sabtu (25/4) malam kopernya datang, kemudian langsung dibagikan," kata Kabag TU Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blitar, Agus Amirudin saat dikonfirmasi detikJatim, Senin (27/4/2025).
Agus menyebutkan ada sekitar 915 calon jemaah haji asal Kabupaten Blitar. Hampir seluruh calon jemaah haji tersebut telah mendapatkan koper. Namun, masih ada sekitar 20 koper yang belum diambil. Sedangkan ada sekitar 10 koper yang masih belum didistribusikan oleh Kanwil Jatim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih kurang 10 unit koper lagi, masih menunggu distribusi dari Kanwil Jatim. Kemudian untuk yang di kantor, masih ada sekitar 20 unit koper yang belum diambil," terangnya.
Usai menerima koper, calon jemaah haji juga diberikan imbauan untuk memberikan tanda pengenal pada koper sesuai dengan ketentuan petugas. Hal itu untuk memudahkan jemaah dalam mencari koper, maupun tidak tertukar dengan calon jemaah lainnya.
"Sesuai dengan aturan, untuk koper calon jemaah haji diberikan pita berwarna sesuai dengan rombongan masing-masing. Misalnya dalam 1 kloter, ada 9 rombongan jadi masing-masing rombongan warna pitanya berbeda," jelasnya.
Selain itu, calon jemaah haji diminta untuk membawa barang sesuai dengan ketentuan. Termasuk tidak membawa barang-barang yang dilarang selama ibadah haji.
Agus menegaskan, calon jemaah haji hanya diperbolehkan membawa barang dengan barat sesuai dengan ketentuan. Koper besar maksimal dengan berat 32 kilogram, sedangkan koper kecil maksimal 7 kilogram.
Calon jemaah haji asal Kabupaten Blitar dijadwalkan akan berangkat pada 18-19 Mei 2026. Adapun calon jemaah haji tersebut terbagi dalam empat kloter, yakni kloter 106,107,108, dan 109.
Para calon jemaah haji akan diberangkatkan ke Asrama Haji Surabaya terlebih dahulu sebelum berangkat menuju Jeddah.
"Sebagai persiapan akhir, kami turut mengimbau seluruh calon jemaah haji untuk menjaga kondisi kesehatan. Terlebih kondisi cuaca di sini, dan di tanah suci cukup berbeda. Jadi kondisi kesehatan calon jemaah haji perlu tetap dijaga, agar dapat beribadah dengan lancar," tandasnya.
(auh/hil)











































