Enam Motor dan Celurit Diduga Milik Gangster Diamankan Polisi di Sidoarjo

Enam Motor dan Celurit Diduga Milik Gangster Diamankan Polisi di Sidoarjo

Suparno - detikJatim
Minggu, 26 Apr 2026 12:00 WIB
Barang bukti motor milik terduga gangsters di Sidoarjo yang hendak digunakan tawuran
Barang bukti motor milik terduga gangsters di Sidoarjo yang hendak digunakan tawuran (Foto: Dok. Istimewa)
Sidoarjo -

Polisi mengamankan enam sepeda motor dan satu senjata tajam jenis celurit panjang yang diduga terkait aksi tawuran di Desa Kletek, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kapolsek Taman Kompol Kanisius Franata mengatakan kejadian itu bermula saat petugas melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi tindak kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor). Saat itu, polisi menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan tawuran di wilayah timur traffic light Kletek.

"Petugas saat patroli mendapatkan informasi adanya tawuran, kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan," ujar Franata melalui telepon selulernya, Minggu (26/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setibanya di lokasi, petugas mendapati sejumlah pemuda mengendarai enam sepeda motor masuk ke sebuah gang di sekitar toko roti di Desa Kletek. Polisi pun mengejar para pemuda tersebut.

Sayangnya, para pemuda itu berhasil melarikan diri dengan meninggalkan kendaraan mereka di dalam gang. Petugas pun mengamankan 6 motor yang ditinggalkan sebagai barang bukti.

ADVERTISEMENT

Selain itu, polisi juga menemukan sebilah celurit panjang di lokasi yang diduga digunakan dalam aksi tawuran. Seluruh barang bukti tersebut saat ini telah diamankan di Mapolsek Taman.

"Para pelaku kabur saat dilakukan pengejaran dan meninggalkan enam sepeda motor serta sebilah celurit di lokasi. Saat ini barang bukti sudah kami amankan dan masih dalam penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.

Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads