Bagi umat Kristen, renungan pagi bagaikan suntikan semangat untuk menjalani hari baru. Sebab, dari setiap ayat alkitab yang dibaca akan memberikan perenungan tersendiri tentang pengharapan maupun jawaban atas pergumulan yang sedang dihadapi.
Renungan pagi hari ini mengajak umat Kristen untuk selalu memilih kebenaran di atas segala pilihan yang ditawarkan dunia. Mengingat hidup kekal telah menanti kita di atas sana setelah tanggung jawab di dunia selesai ditunaikan.
Renungan pagi yang disajikan detikJatim bersumber dari santapan harian Alkitab Mobile SABDA. Renungan ini juga dilengkapi dengan ayat Alkitab bacaan, lagu penyembahan, dan doa penutup saat teduh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renungan Pagi Kristen Hari Ini
Di tengah keinginan untuk terlihat baik, sering kali hati kita diuji untuk tetap jujur dan setia. Renungan pagi ini, Sabtu 25 April 2026, mengingatkan bahwa Tuhan memandang hati dan kebenaran, bukan sekadar apa yang tampak di luar. Ayat yang mendasar bacaan renungan pagi hari ini diambil dari kitab Yohanes.
Bacaan Injil: Yohanes 12:9-11 (Persepakatan untuk membunuh Lazarus)
(9) Sejumlah besar orang Yahudi mendengar, bahwa Yesus ada di sana dan mereka datang bukan hanya karena Yesus, melainkan juga untuk melihat Lazarus, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati.
(10) Lalu imam-imam kepala bermupakat untuk membunuh Lazarus juga, (11) sebab karena dia banyak orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya kepada Yesus.
Renungan Hari Ini: Kebenaran atau Reputasi
Sebagian besar dari kita mungkin pernah diperhadapkan pada pilihan menjaga reputasi atau kebenaran. Tidak jarang terjadi situasi di mana ada orang yang bersedia mengakui kebenaran meski muncul risiko terhadap reputasinya.
Sebaliknya, ada pula orang yang menolak kebenaran demi mempertahankan reputasinya. Namun, tampaknya orang yang hanya mengejar reputasi tanpa kebenaran, cepat atau lambat akan kehilangan keduanya.
Bacaan kita mengisahkan imam-imam kepala melakukan tindakan ekstrem untuk menolak kuasa Yesus dan berusaha menghilangkan bukti kuasa-Nya. Lazarus, yang dibangkitkan dari kematian, menjadi bukti nyata bahwa Yesus berkuasa atas hidup dan mati (10).
Berbeda dari orang-orang Yahudi yang datang ingin mendengar Yesus dan melihat Lazarus juga , para imam kepala justru ingin menghapus atau menutupi kebenaran soal kuasa Yesus.
Imam-imam kepala ingin menyingkirkan Yesus karena takut kehilangan kekuasaan dan reputasi. Mereka berharap dapat membunuh Lazarus juga demi menghapus bukti hidup sehingga kuasa Yesus bisa disangkal. Namun, itu sia-sia! Masih ada saksi-saksi yang melihat langsung peristiwa itu. Banyak orang Yahudi meninggalkan imam-imam kepala dan percaya kepada Yesus (11).
Agustinus dari Hippo, teolog dan filsuf ternama, mengatakan "kebenaran itu seperti singa, tidak perlu dipertahankan, cukup dilepaskan dan dia akan membela dirinya sendiri". Maksudnya, meskipun manusia berusaha menghalangi atau menghapus bukti kebenaran Tuhan, kebenaran itu akan tetap berkuasa dan tidak bisa dihancurkan.
Sebagai manusia, siapa yang tidak ingin memiliki reputasi yang baik di mata orang lain? Tetapi, sebagai orang Kristen yang memiliki hidup baru melalui karya kesengsaraan dan kebangkitan Kristus kita diingatkan antara kebenaran dan reputasi. Selalu yang utama adalah kebenaran.
Tetaplah kita senantiasa mempertahankan kebenaran, meskipun hal itu menyakitkan atau berisiko, bahkan barangkali mengancam nyawa. Jangan korbankan kebenaran demi reputasi!
Lagu Penyembahan
Panjatkan lagu penyembahan sebelum dan sesudah merenungkan bacaan Firman Tuhan untuk mensyukuri rahmat yang telah Ia berikan.
1. Dalam Yesus - Sari Simorangkir
Kekuatan dihidupku
Ku dapat dalam Yesus
Dia tak pernah tinggalkanku
Setia menopangku
Berseru, berharap dalam Yesus
Ajaib Kau Tuhan, penuh kuasa
Sanggup pulihkan keadaanku
Dalam tanganMu, s'luruh hidupku
Tak akan goyah selamanya
2. Tuhan Pasti Sanggup - Maria Shandi
Kuatkanlah hatimu
Lewati setiap persoalan
Tuhan Yesus selalu menopangmu
Jangan berhenti harap padaNya
Tuhan pasti sanggup
TanganNya takkan terlambat tuk mengangkatmu
Tuhan masih sanggup
Percayalah dia tak tinggalkanmu
Kuatkanlah hatimu
Lewati setiap persoalan
Tuhan Yesus selalu menopangmu
Jangan berhenti harap padaNya
Tuhan pasti sanggup
TanganNya takkan terlambat tuk mengangkatmu
Tuhan masih sanggup
Percayalah dia tak tinggalkanmu
Tuhan pasti sanggup
TanganNya takkan terlambat tuk mengangkatmu
Tuhan masih sanggup
Percayalah dia masih sanggup
Tuhan pasti sanggup
TanganNya takkan terlambat tuk mengangkatmu
Tuhan masih sanggup
Percayalah dia tak tinggalkanmu
Percayalah (percayalah)
Percayalah (kita harus percaya)
Percayalah dia kan mengangkatmu
Doa Saat Teduh
Jangan lupa juga untuk memanjatkan doa sebelum dan sesudah menyanyikan lagu pujian sebagai bentuk komitmen untuk menerapkan firman Tuhan yang telah dibaca
Doa Pembuka
Tuhan Yesus, terima kasih untuk kesempatan di hari ini, untuk datang mendekat dan bersekutu dengan-Mu. Di tengah segala kesibukan dan pikiran yang sering kali mengganggu, saat ini hati ingin tenang di hadapan-Mu. Bukalah pikiran dan hati agar firman-Mu dapat dipahami dengan baik, dan biarlah Roh Kudus menuntun dalam setiap perenungan.
Ajarlah untuk semakin mengenal kehendak-Mu, dan mampukan untuk hidup seturut dengan firman-Mu. Serahkan seluruh waktu saat teduh ini ke dalam tangan-Mu, supaya menjadi momen yang berkenan dan membawa perubahan dalam hidup.
Di dalam nama Tuhan Yesus, doa ini dinaikkan. Amin.
Doa Penutup
Bapa yang baik, terima kasih atas firman dan perenungan yang telah diterima pada saat ini. Biarlah setiap kebenaran yang telah dipahami tidak hanya berhenti sebagai pengetahuan, tetapi menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Tolong berikan kekuatan dan hikmat untuk melakukan firman-Mu, serta hati yang tetap setia dan taat dalam segala keadaan. Sertai setiap langkah ke depan, lindungi dari hal-hal yang tidak berkenan, dan tuntun selalu dalam jalan-Mu yang benar.
Serahkan seluruh hidup ke dalam tangan-Mu, percaya bahwa Engkau selalu menyertai. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, doa ini dinaikkan. Amin.
Demikian bacaan renungan pagi Kristen untuk mengawali hari dengan penuh sukacita dan pengharapan. Tuhan Yesus memberkati.
(irb/hil)
