Pria Panjat Tower di Sedati Sidoarjo Diduga Coba Bunuh Diri karena Ini

Pria Panjat Tower di Sedati Sidoarjo Diduga Coba Bunuh Diri karena Ini

Anastasia Trifena - detikJatim
Rabu, 22 Apr 2026 22:32 WIB
Sidoarjo -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Pria bertopi dan berjaket hitam yang nekat panjat tower listrik di Sedati, Kwangsan akhirnya berhasil dievakuasi setelah bertahan kurang lebih 3 jam. Pria itu diduga mencoba bunuh diri dipicu persoalan asmara.

Kapolsek Sedati, Iptu Masyita Dian Sugianto mengungkapkan pria tersebut berinisial ARM (24), warga Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Betul, percobaan bunuh diri. Motifnya asmara, karena merasa disepelekan oleh pacarnya," ujar Masyita dikonfirmasi detikJatim, Rabu (22/4/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 16.30 WIB saat pihak kepolisian menerima laporan adanya seorang pria memanjat tower dan diduga hendak mengakhiri hidupnya.

Tak lama berselang, sekitar pukul 16.35 WIB, personel Polsek Sedati langsung menuju lokasi di tower Telkomsel Desa Kwangsan. Petugas kemudian berkoordinasi dengan tim Basarnas dan pemadam kebakaran untuk proses evakuasi.

Sekitar pukul 16.50 WIB, warga mulai berdatangan dan berkerumun di sekitar lokasi untuk menyaksikan kejadian tersebut. Kondisi ini terus berlangsung hingga malam hari.

Pada pukul 17.00 WIB, tim gabungan dari BPBD dan pemadam kebakaran tiba di lokasi dan mulai melakukan penanganan. Satu jam setelahnya, petugas melakukan observasi serta persiapan teknis untuk proses evakuasi.

Upaya evakuasi semakin intensif pada pukul 19.00 WIB, petugas naik ke atas tower untuk menjemput korban.

Setelah proses yang cukup menegangkan, pukul 20.10 WIB petugas akhirnya berhasil mengevakuasi korban dari atas tower. Ia kemudian langsung dibawa ke Puskesmas Sedati menggunakan ambulans PMI untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.

"Saat ini masih di Puskesmas Sedati. Setelah itu rencananya akan ditangani oleh Dinas Sosial," tambah Masyita.

Seluruh rangkaian evakuasi dinyatakan selesai pada pukul 20.49 WIB dalam kondisi aman dan kondusif, dengan melibatkan berbagai unsur mulai dari kepolisian, BPBD, pemadam kebakaran, hingga perangkat desa setempat.



(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads