Gubernur Khofifah Resmikan Grand Paviliun RSSA Kota Malang

Gubernur Khofifah Resmikan Grand Paviliun RSSA Kota Malang

Muhammad Aminudin - detikJatim
Rabu, 22 Apr 2026 20:21 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmikan Grand Paviliun RSSA Kota Malang.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmikan Grand Paviliun RSSA Kota Malang. (Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim)
Kota Malang -

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi meresmikan gedung Grand Paviliun di Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Hadirnya gedung ini untuk memberikan layanan kesehatan dengan standar internasional.

Peresmian gedung megah setinggi tujuh lantai ini menandai langkah besar Pemerintah Propinsi Jawa Timur dalam menghadirkan layanan kesehatan kelas dunia guna menekan angka masyarakat yang berobat ke luar negeri.

"Ini adalah layanan untuk segmen middle up yang membutuhkan kualitas dan kenyamanan tertentu. Kalau tidak kita siapkan, mereka akan mencari ke luar negeri. Maka saya bilang, tidak perlu ke Singapura atau Malaysia, cukup di RSSA saja," ujar Khofifah saat peresmian, Rabu (22/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khofifah turut mengapresiasi adanya layanan terintegrasi diterapkan di grand paviliun.

ADVERTISEMENT

Dengan seluruh kebutuhan pasien tersedia dalam satu gedung tanpa harus berpindah tempat.

"Menurut saya ini luar biasa. Sistemnya sudah integrated, mulai dari ruang operasi, farmasi, hingga layanan penunjang lainnya ada dalam satu kawasan. Ini memudahkan pasien dan meningkatkan kualitas layanan," ungkap Khofifah.

Sementara Direktur RSSA dr Moch Bachtiar Budianto menambahkan, bahwa grand paviliun memiliki total kapasitas 124 tempat tidur.

Meskipun saat ini baru sekitar 80 tempat tidur yang baru dapat dioperasionalkan. Namun operasional grand paviliun sudah berjalan semenjak satu tahun yang lalu.

"Dalam hampir satu tahun berjalan, responsnya sangat baik dan pendapatannya cukup menjanjikan untuk menopang keseimbangan keuangan rumah sakit," imbuh Bachtiar.

Bachtiar mengaku, kehadiran layanan premium ini juga berdampak pada komposisi layanan pasien. Jika sebelumnya sekitar 90 persen layanan didominasi pasien BPJS, kini mulai bergeser.

"Dengan adanya Grand Paviliun ini, komposisi layanan BPJS menurun menjadi sekitar 85 persen. Ini membantu menciptakan keseimbangan layanan dan pembiayaan," tuturnya.

Bukan hanya menawarkan kenyamanan ruang yang lebih luas, fasilitas medis di gedung ini juga dirancang lebih lengkap dan modern. Bahkan, sejumlah pengembangan layanan ke depan tengah disiapkan, seperti layanan estetika hingga terapi stem cell.

"Masih banyak potensi pengembangan karena ruang yang tersedia cukup luas. Kami optimistis layanan akan terus bertambah seiring kesiapan SDM dan fasilitas," pungkasnya.

Insert foto - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmikan Grand Paviliun RSSA (Muhammad Aminudin)




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads