Banjir akibat luapan Sungai Welang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten dan Kota Pasuruan. Sungai Welang meluap setelah hujan lebat mengguyur sejak Selasa (21/4/2026) sore.
Di wilayah Kabupaten Pasuruan, banjir terjadi di beberapa desa di Kecamatan Kraton dan Pohjentrek. Ketinggian banjir bervariasi.
Di Kecamatan Kraton, banjir merendam Desa Sidogiri, tepatnya di Gang Pondok dengan ketinggian air mencapai 20-30 cm dan di Jalan Raya Sidogiri sekitar 20-40 cm. Sementara itu, di Desa Klampisrejo, genangan setinggi 10-20 cm terjadi di Dusun Klampisrejo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir juga melanda Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton. Di Dusun Bulu dan Dusun Bato'an, ketinggian air mencapai 20-40 cm. Sedangkan di Jalan Tambakrejo yang merupakan jalur Pantura terpantau genangan sekitar 10 cm.
"Di Kecamatan Pohjentrek, tepatnya di Desa Sukorejo, genangan air mencapai 30 cm di Dusun Rujak Sente dan 40-60 cm di Dusun Duyo," kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi, Selasa, pukul 20.00 WIB.
Selain wilayah kabupaten, banjir juga terjadi di Kota Pasuruan. Genangan air dilaporkan merendam Kelurahan Rujakgadung, Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo.
"Ketinggian banjir di Rujakgadung 60 sampai 90 sentimeter," kata M Iqbal, warga Rujakgadung.
Selain genangan juga terpantau di Dusun Karangwingko, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo. Banjir di titik ini akibat luapan Sungai Gembong.
