Berkebaya Sambil Gowes, Walkot Kediri Kampanye Lingkungan di Hari Kartini

Berkebaya Sambil Gowes, Walkot Kediri Kampanye Lingkungan di Hari Kartini

Andhika Dwi - detikJatim
Selasa, 21 Apr 2026 17:52 WIB
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat bersepeda sambil memakai kebaya, menebar benih ikan di Hari Kartini yang bersamaan dengan Hari Bumi.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat bersepeda sambil memakai kebaya, menebar benih ikan di Hari Kartini yang bersamaan dengan Hari Bumi. (Foto: Istimewa)
Kota Kediri -

Peringatan Hari Bumi yang bertepatan dengan Hari Kartini di Kota Kediri berlangsung unik. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengajak para perempuan berkebaya untuk bersepeda keliling kota.

Kegiatan dimulai dari Halaman Balai Kota Kediri. Para peserta yang mengenakan kebaya tampak antusias mengayuh sepeda menyusuri sejumlah ruas jalan. Suasana berlangsung meriah, diwarnai kebersamaan dan momen kebahagiaan selama perjalanan.

Setelah bersepeda, rombongan menuju Bantaran Sungai Brantas. Di lokasi tersebut, mereka menebar ribuan benih ikan lokal seperti gurami, sengkaring, dan tawes. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk upaya menjaga kelestarian ekosistem perairan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak berhenti di situ, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih di area bantaran sungai. Langkah ini menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan sekaligus ajakan untuk menjaga kebersihan kota.

Wali Kota Kediri yang akrab disapa Mbak Wali menjelaskan rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi dalam rangka Hari Kartini. Setelah itu, dilanjutkan dengan gowes bersama hingga aksi lingkungan.

ADVERTISEMENT

"Hari ini kita mulai dengan apel pagi memperingati Hari Kartini, kemudian bersepeda, menebar benih ikan, dan dilanjutkan bersih-bersih di bantaran Sungai Brantas. Ini bagian dari upaya kita melanjutkan semangat perjuangan Ibu Kartini," kata Mbak Wali Kota Vinanda Prameswati. Selasa (21/4/2026).

Ia menekankan, semangat Kartini harus terus dijaga, khususnya dalam membuka ruang bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi.

"Berkat perjuangan beliau, perempuan sekarang punya kesempatan bermimpi lebih tinggi, menyampaikan pendapat, dan berperan dalam pembangunan," ungkapnya.

Menurutnya, penggunaan kebaya dalam kegiatan ini juga menjadi simbol kecintaan terhadap budaya Indonesia. Sementara itu, bersepeda dipilih sebagai kampanye gaya hidup ramah lingkungan.

"Mudah-mudahan ke depan Kota Kediri bisa semakin bersih, indah, dan rapi, serta menjadi contoh bagi daerah lain. Ini perlu kerja sama semua pihak agar terwujud Kota Kediri yang lebih mapan," pungkasnya.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads