Diduga Selingkuh, Polisi dan ASN Nganjuk Digerebek di Rumah Kontrakan

Diduga Selingkuh, Polisi dan ASN Nganjuk Digerebek di Rumah Kontrakan

Bakrie - detikJatim
Jumat, 17 Apr 2026 20:15 WIB
Penggerebekan pasangan polisi dan ASN Nganjuk di rumah kontrakan
Penggerebekan pasangan polisi dan ASN Nganjuk di rumah kontrakan (Foto: Bakrie/detikJatim)
Nganjuk -

Seorang pria diduga oknum polisi dan perempuan disinyalir ASN PPPK Disnakertrans Nganjuk digerebek saat sedang berduaan, di sebuah rumah kontrakan wilayah Nganjuk kota, Jumat (17/4/2026).

Informasi yang dihimpun detikJatim, penggerebekan dipicu kecurigaan pihak keluarga AN, perempuan yang sudah bersuami, ASN PPPK. Karena AN diduga menjalin asmara dengan pria berinisial DE, yang disebut-sebut oknum anggota polisi.

DK, kerabat suami AN mengatakan, penggerebekan dilakukan setelah pihak keluarga membuntuti hingga ke rumah kontrakan DE.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Diikuti dari jauh oleh adik suaminya, sampai akhirnya masuk ke kontrakan ini. Ditunggu lama, ternyata benar di dalam berdua," ujar DK, Jumat (17/4/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut DK, dugaan perselingkuhan itu sudah berlangsung sekitar dua tahun. Namun, baru kali ini keduanya tertangkap basah. "Bukti kuat baru dapat hari ini," imbuhnya.

Situasi sempat tegang ketika keduanya enggan keluar meski sudah dipanggil. Warga yang geram akhirnya meluapkan emosi dengan merusak mobil milik pria tersebut. Empat ban dikempesi, bahkan bodi kendaraan dipenuhi goresan.

Sejumlah petugas kepolisian dari Propam Polres Nganjuk mengevakuasi AN dan DE dari dalam kontrakan sekitar pukul 17.20 WIB. Setelah berhasil keluar, AN tampak menutupi wajah dengan handuk, sementara DE langsung diamankan Propam.

Kasi Humas Polres Nganjuk AKP Fajar Kurniadhi saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui penggerebekan tersebut. Padahal sejumlah anggota Propam turut dalam penggerebekan itu.

"Saya belum monitor," ujar Fajar.

Hal senada disampaikan Inspektur Inspektorat Nganjuk, Samsul Huda, yang menyebut pihaknya belum mendapat informasi terkait keterlibatan ASN Disnakertrans Nganjuk dalam kasus tersebut.

"Sampai detik ini saya tidak tahu," ujar Samsul.



(abq/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads