Menjelang keberangkatan jemaah calon haji (JCH) pada 22 April 2026, Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf meninjau persiapan embarkasi di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES). Dalam peninjauan itu, dia menyoroti kondisi Asrama Haji Surabaya yang dia nilai kurang bagus.
"Asrama Haji Sukolilo memang kami terima dari Kemenag itu masih banyak yang kurang bagus," kata pria yang kerap disapa Gus Irfan tersebut kepada wartawan di AHES, Jumat (17/4/2026).
Meski begitu, Irfan menyebut perbaikan terus dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah sedikit-sedikit kita perbaiki, karena waktunya sangat mepet, sebagian kecil kita perbaiki," ujarnya.
Ia berharap, seluruh perbaikan dapat dituntaskan setelah musim haji tahun ini, sehingga pada 2027 Asrama Haji Surabaya bisa digunakan secara optimal.
"Nanti setelah pasca proses haji kita lanjutkan perbaikannya. Sehingga kita harapkan tahun depan semuanya sudah 100% siap," jelasnya.
"Harus kami akui tahun ini sebagian masih belum bisa kita gunakan," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Menhaj juga melantik 23 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga turut dilantik sebagai Koordinator PPIH Embarkasi Surabaya.
"Kebetulan saja sehari ini dilantik sebagai koordinator PPIH. Biasanya enggak pakai dilantik juga," kata Khofifah.
