Kodam V/Brawijaya Terima 50 Unit Mobil Damkar dari Kemenhan

Kodam V/Brawijaya Terima 50 Unit Mobil Damkar dari Kemenhan

Allysa Salsabillah Dwi Gayatri - detikJatim
Kamis, 16 Apr 2026 21:45 WIB
Pangdam V/Brawijaya menerima Kendaraan Damkar dari Kemenhan RI.
Pangdam V/Brawijaya menerima Kendaraan Damkar dari Kemenhan RI. (Foto: Raihan Mahendra/detikJatim)
Surabaya -

Kodam V/Brawijaya menerima kendaraan pemadam kebakaran (damkar) tahap II sebanyak 50 unit. Sebelumnya, pada tahap I telah didistribusikan 50 unit, sehingga total keseluruhan mencapai 100 unit.

Kendaraan tipe fire engine truck tersebut merupakan pengadaan dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) Tahun Anggaran 2026.

Penyerahan tersebut berlangsung di Lapangan Hitam Brawijaya Kodam V pada Kamis (16/4/2026). Kegiatan diawali dengan upacara resmi yang dipimpin oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin, M.A.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penyerahan kendaraan Pemadam Kebakaran ini merupakan wujud nyata bentuk perhatian dan komitmen dari pemerintah dalam mendukung kelancaran tugas satuan dalam menghadapi kebakaran," jelas Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin dalam sambutannya pada Kamis, (16/4/2026).

ADVERTISEMENT

Masing-masing unit mobil pemadam kebakaran tersebut dilengkapi dengan pompa dan tangki air berkapasitas 4.500 liter. Rudy Saladin juga mengingatkan para Dansat agar secara rutin dan berkala untuk mengecek kesiapan kendaraan Pemadam Kebakaran beserta personelnya.

"Perlu saya sampaikan juga kepada seluruh satuan dan personel yang menerima kendaraan Pemadam Kebakaran ini, agar selalu menjaga dan merawat dengan sebaik-baiknya," tambahnya.

Usai upacara, acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan secara simbolis kepada perwakilan satuan jajaran Kodam V/Brawijaya. Kemudian diteruskan dengan demonstrasi penggunaan kendaraan damkar melalui simulasi pemadam kebakaran.

Dari total 100 unit pemadam kebakaran (Damkar), sebanyak 80 unit akan berada di bawah kendali satuan jajaran Kodam V, sementara 20 unit lainnya berada di bawah kendali Kostrad.

Untuk mendukung operasional, juga disiapkan pelatihan bagi operator dan kru agar mampu mengoperasikan peralatan secara optimal serta membantu tugas penanggulangan kebakaran di tingkat daerah, baik kota maupun provinsi.

"Jadi kalau untuk jajaran Kodam, tiap-tiap kodim nanti ada 1 unit Damkar ini plus kru-nya atau operator-nya,termasuk di batalion-batalion, Jadi masyarakat sekitar yang membutuhkan dalam keadaan berat bisa langsung menghubungi satuan-satuan jajaran kita. Insya Allah kita bisa merespon dengan baik," pungkasnya.

Rudy Saladin juga berharap unit ini akan mengatasi bahaya kebakaran di Satuan dan di lingkungannya, sehingga pelaksanaan tugas dapat berlangsung lebih efektif, efisien dan responsif serta mampumenjawab berbagai tugas dan tantangan di lapangan.




(abq/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads