Aksi pencurian dengan modus menyewa vila terjadi di Kota Batu. Tak tanggung-tanggung, penyewa membawa kabur sederet barang elektronik mulai dari TV, sound system hingga kipas angin yang merupakan fasilitas vila.
Peristiwa itu terjadi di vila milik Irvan Hadiperta Koswara yang berada di Perumahan Batu Residence, Kelurahan Temas pada Jumat (10/4/2026) sore. Irvan menceritakan awal mula pencurian itu terjadi.
Pelaku awalnya menyewa vila untuk satu hari dan membayar tunai Rp 800 ribu. Irvan pada saat itu tidak menaruh curiga dan memberikan pelayanan seperti biasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya saya dapat pesan dari seseorang yang ingin menyewa vila selama satu hari. Mereka datang beberapa orang dan langsung bayar tunai," ungkap Irvan kepada awak media, Kamis (16/4/2026).
Setelah waktu sewa habis pada Kamis (9/4) siang, pelaku check out dan kembali memesan vila untuk untuk menginap pada malam berikutnya. Irvan mempersilakan pelaku untuk menginap lagi.
Kemudian pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, Irvan datang ke vila untuk pengecekan. Setibanya di lokasi, Irvan melihat pintu vila dalam keadaan terbuka.
Ketika masuk, Irvan kaget melihat barang-barang di vila hilang. Barang yang hilang meliputi satu TV 65 inchi, satu set sound system, satu rice cooker, dua unit kipas angin dan satu tabung gas ukuran 3 Kg.
"Total kerugian yang saya alami mencapai sekitar Rp 10 juta. Nomor kontak yang digunakan penyewa sudah tidak aktif saat dihubungi kembali," imbuh Irvan.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Batu. Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Joko Suprianto, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan," kata Joko.
Joko juga memberikan imbauan tegas kepada para pemilik penginapan di Kota Wisata Batu agar tidak mudah percaya kepada penyewa tanpa identitas yang jelas.
"Kami imbau pemilik vila lebih waspada, terutama dalam memverifikasi identitas penyewa dan meningkatkan sistem keamanan seperti CCTV guna mencegah kejadian serupa," pesannya.
(ihc/hil)
