Jalan rusak parah di Desa Sumbermiri, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk membuat ambulans milik Puskesmas Lengkong nyaris terguling saat melintas, Kamis (16/4/2026).
Peristiwa itu sempat direkam oleh petugas yang ikut di dalam ambulans, dalam video berdurasi 30 detik.
Dari video yang diterima detikJatim, ambulans tampak berjalan miring dengan salah sisi kiri roda terangkat. Ini akibat kondisi jalan yang licin, berlumpur dan tidak rata seperti jalur offroad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah tenaga kesehatan yang berada di dalam ambulans terpaksa turun. Mereka berjibaku mendorong serta menahan mobil agar tidak terguling.
Ambulans diketahui baru saja kembali dari kegiatan monitoring dan pelayanan kesehatan di Posyandu Sumbermiri.
Menanggapi kejadian itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Nganjuk, M. Fauzi Irwana mengaku prihatin terhadap kondisi akses jalan di wilayah tersebut. Terutama karena berdampak langsung pada layanan kesehatan masyarakat.
"Memang kita prihatin. Kegiatan monitoring kesehatan di wilayah terpencil seperti Lengkong terkendala akses jalan yang sangat buruk," ujarnya.
Fauzi menjelaskan, perbaikan jalan Sumbermiri-Bangle sebenarnya sudah mulai dilakukan pada 2025 sepanjang kurang lebih dua kilometer. Namun, masih ada sejumlah titik yang kondisinya rusak parah dan membutuhkan penanganan lanjutan.
"InsyaAllah tahun ini sudah ada atensi penuh dari Pak Bupati dan Pak Wabup. Perbaikan lanjutan sudah dianggarkan di APBD induk melalui DAU dan ditargetkan tuntas tahun ini," ungkap Fauzi.
Legislator asal Ngepung, Patianrowo itu menambahkan, jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Desa Sumbermiri dengan wilayah lain seperti Lengkong hingga Kertosono.
Sebelumnya, lanjut Fauzi, warga harus menempuh jarak hingga tujuh kilometer dengan kondisi jalan yang sulit dilalui, terutama saat membawa warga yang sakit.
"Dulu kalau ada warga sakit harus ditandu karena kendaraan tidak bisa masuk. Ini yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah," imbuhnya.
Fauzi juga mengapresiasi para tenaga kesehatan yang tetap bertugas di wilayah terpencil meski dengan keterbatasan infrastruktur dan medan yang sulit.
"Kami minta teman-teman nakes tetap semangat memberikan pelayanan terbaik. Pemerintah daerah pasti akan terus berupaya memperbaiki infrastruktur agar pelayanan kesehatan, ekonomi, dan pendidikan di wilayah pinggiran bisa lebih baik," pungkasnya.
