Jawaban Menohok Gus Kikin Soal Kabar Dirinya Maju Calon Ketum PBNU

Jawaban Menohok Gus Kikin Soal Kabar Dirinya Maju Calon Ketum PBNU

Faiq Azmi - detikJatim
Selasa, 14 Apr 2026 17:30 WIB
Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin saat ditemui di Surabaya.
Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin saat ditemui di Surabaya. (Foto: Faiq Azmi/detikJatim)
Surabaya -

Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, KH Abdul Hakim Mahfudz digadang-gadang akan maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU (Tanfidziyah). Ulama yang akrab disapa Gus Kikin itu mengakui banyak kabar yang mendorong dirinya maju sebagai Caketum PBNU. Namun ia lebih ingin agar NU bersatu kembali serta guyub rukun.

"Ya orang ngomong begitu (soal Gus Kikin diusulkan Caketum PBNU), tetapi saya kan lebih banyak berpikir untuk bagaimana kita itu jangan terganggu yang namanya kita ini kebersamaan, ukhuwah, persatuan. Itu nomor satu itu," kata Gus Kikin setelah mengikuti Musrenbang Jatim di Hotel Shangri-La Surabaya, Selasa (14/4/2026).

Gus Kikin menegaskan dirinya hanya ingin melihat NU akur, guyub rukun, dan memberi manfaat sebanyak-banyaknya untuk umat. Ia juga menegaskan PWNU Jatim dalam sikap netral dan mendukung agar PBNU semakin baik ke depannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya nggak berpikir ke situ lah. Kita ini yang penting bagaimana membangun kebersamaan lagi lah. Itu yang nomor satu, itu penting sekali," jelasnya.

Lebih lanjut Gus Kikin menyebut Muktamar PBNU akan berjalan sesuai waktu yang telah ditetapkan. Saat ini PWNU juga terus melakukan konsolidasi.

ADVERTISEMENT

"Ya tinggal konsolidasi, koordinasi, konsolidasi supaya semuanya ini kan melibatkan daerah cukup besar ya, se-Indonesia. Jadi ya mungkin ada kendala-kendala, tetapi ya kalau kita harus kerja keras lah supaya bisa segera tercapai," jelasnya.

"Itu nanti ada Munas dan Konbes. Nah, itu diputuskan segala sesuatunya. Mau kapan waktunya, jadwalnya, kemudian tempatnya, dan lain sebagainya itu kan nanti keputusan dari Munas-Konbes itu," tandasnya.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads