Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Sebuah ponsel yang terkunci rapat menjadi satu-satunya petunjuk penting yang belum terpecahkan dalam kasus kematian pemuda di Jembatan Cangar. Di balik video viral yang memperlihatkan detik-detik terakhir korban, misteri motif masih tertutup rapat.
Pemuda berinisial MMA (24), warga Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jembatan. Namun hingga kini, penyebab pasti aksi tersebut masih belum terungkap karena akses ke ponsel korban belum berhasil dibuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasat Reskrim Polres Batu AKP Joko Suprianto mengatakan, meski dugaan bunuh diri menguat, polisi masih menghadapi kendala dalam mengungkap motif di balik aksi nekat tersebut. Sejumlah saksi, termasuk keluarga korban, telah dimintai keterangan.
Dari keterangan keluarga, korban diketahui tidak memiliki masalah dalam lingkungan keluarga. Secara ekonomi, korban juga bekerja di sebuah percetakan.
Polisi sempat menduga motif asmara menjadi salah satu kemungkinan. Namun, penyelidikan terhambat karena ponsel korban yang ditemukan di lokasi dalam kondisi terkunci.
"Untuk salah satu bukti ponsel yang seharusnya bisa ngasih petunjuk, posisi terkunci sandi. Saat ini masih mencari pendalaman lebih lanjut," ungkap Joko, Senin (13/4/2026).
Sebelumnya, penampakan korban saat hendak bunuh diri, sempat terabadikan pengendara yang melintas. Joko membenarkan bahwa sosok dalam video viral identik dengan korban. Ia menyebut, dugaan bunuh diri diperkuat dari hasil pemeriksaan jenazah.
"Luka ini diduga kuat akibat terjatuh dari jembatan," kata Joko.
Sebelumnya, korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di bawah Jembatan Kembar Cangar pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Jenazah ditemukan di area bebatuan di dasar jurang.
Awalnya, identitas korban belum diketahui. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban diduga meninggal akibat melompat dari jembatan.
Tak lama setelah kejadian, video yang memperlihatkan momen sebelum korban terjun viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, korban tampak berada di sekitar jembatan sesaat sebelum kejadian.
Hingga kini, polisi masih berupaya mengungkap isi ponsel korban sebagai kunci untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi sebelum peristiwa tragis tersebut.
(irb/hil)











































