Muslimat NU Deklarasi 9 Imbauan agar PBB Setop Perang-Wujudkan Perdamaian

Muslimat NU Deklarasi 9 Imbauan agar PBB Setop Perang-Wujudkan Perdamaian

Faiq Azmi - detikJatim
Senin, 13 Apr 2026 13:45 WIB
Khofifah Indar Parawansa sebagai Ketua Dewan Pembina turut mendeklarasikan 9 imbauan untuk PBB agar segera menghentikan perang.
Khofifah Indar Parawansa sebagai Ketua Dewan Pembina turut mendeklarasikan 9 imbauan untuk PBB agar segera menghentikan perang. (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua PP Muslimat NU, Arifah Choiri Fauzi menyaksikan pembacaan deklarasi PW Muslimat NU Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Deklarasi itu berisi 9 imbauan kepada PBB untuk segera menghentikan perang dan mendorong terwujudnya perdamaian dunia.

Dalam kesempatan itu Khofifah menegaskan bahwa perempuan, khususnya melalui Muslimat NU, memiliki peran strategis tidak hanya dalam penguatan sosial dan hukum di tingkat akar rumput, tetapi juga dalam menyuarakan perdamaian dunia.

"Hentikan perang, mari kita wujudkan perdamaian dunia. Ini adalah tanggung jawab moral kita bersama," kata Khofifah, Senin (13/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai wujud konkret, Pimpinan Pusat Muslimat NU akan mengirimkan surat resmi kepada Sekretaris Jenderal PBB AntΓ³nio Guterres melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang memuat sembilan poin himbauan untuk menghentikan perang dan mewujudkan perdamaian di seluruh dunia.

"Pernyataan dan imbauan ini kami sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen kami terhadap kemanusiaan dan perdamaian dunia. Semoga upaya bersama ini dapat menghadirkan dunia yang lebih damai, adil, dan beradab," harapnya.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, pengukuhan paralegal Muslimat NU tetap menjadi bagian penting dalam penguatan akses keadilan di tingkat masyarakat. Khofifah menekankan bahwa paralegal memiliki peran strategis sebagai pendamping hukum sekaligus juru damai dalam menyelesaikan konflik sosial.

Dalam surat itu ada 9 poin imbauan untuk PBB. Pada poin pertama, Muslimat NU mendorong penghentian konflik bersenjata di seluruh dunia, lalu pada poin kedua mengintensifkan upaya diplomasi demi mencapai solusi politik, ekonomi, dan kedamaian. Berikut 9 poin imbauan Muslimat NU untuk PBB.

9 Imbauan untuk PBB yang Dideklarasikan Muslimat NU

  1. Mendorong penghentian segera atas konflik bersenjata di seluruh dunia.
  2. Mengintensifkan upaya diplomasi damai dengan melibatkan seluruh pihak terkait guna mencapai solusi politik, ekonomi dan kedamaian yang berkeadilan dan bermartabat.
  3. Menjamin perlindungan maksimal bagi warga sipil, terutama perempuan, anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya dari segala bentuk kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia.
  4. Melindungi tenaga medis dan fasilitas kesehatan serta melindungi insan pendidikan dan fasilitas pendidikan agar dapat menjalankan tugas kemanusiaan tanpa ancaman, intimidasi, maupun serangan.
  5. Menjamin keselamatan jurnalis dan pekerja media, sehingga informasi yang objektif dan akurat tetap dapat disampaikan kepada dunia internasional.
  6. Memastikan akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, termasuk makanan, air bersih, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya bagi para korban konflik.
  7. Menegakkan hukum internasional dan prinsip hak asasi manusia, serta mengambil langkah tegas terhadap pelanggaran yang terjadi di wilayah konflik.
  8. Mendorong peran aktif perempuan dalam proses perdamaian, sebagai bagian penting dalam menciptakan resolusi konflik yang inklusif dan berkelanjutan.
  9. Menginisiasi program rehabilitasi dan rekonstruksi pascakonflik, termasuk pemulihan psikososial bagi korban, khususnya perempuan dan anak-anak.


(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads