Kesalahpahaman antar sopir terjadi di Jalan poros nasional Lamongan-Babat, tepatnya di wilayah Kecamatan Pucuk. Insiden tersebut sempat memicu cekcok hingga aksi fisik ringan sebelum akhirnya berujung damai.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Seorang sopir truk kontainer berinisial YOV, warga Banyumas, Jawa Tengah mengaku mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari sopir kendaraan lain.
Sopir lain tersebut mengendarai truk gandeng berpelat AG dengan bagian depan berwarna hijau. Ia disebut sempat tersulut emosi, bahkan menarik kaos bagian leher korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketegangan di antara keduanya pun sempat terjadi di lokasi sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian," kata Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid kepada wartawan, Minggu (12/4/2026).
Setelah dilakukan komunikasi dan klarifikasi, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Pelapor menerima permintaan maaf dari terlapor, sementara terlapor berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
"Kesepakatan damai tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani kedua pihak serta disaksikan saksi masing-masing," ungkapnya.
Sopir truk Lamongan berdamai dengan tanda tangan surat mediasi (Foto: Istimewa) |
Ipda M Hamzaid menjelaskan, pihaknya menerima laporan tersebut dari Polsek Pucuk yang lebih dulu mendapat aduan dari korban. Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung bergerak cepat. Tim dari Pamapta Polres Lamongan bersama anggota Satlantas menuju lokasi, menghentikan kendaraan yang dimaksud, serta mengamankan sopir berinisial AS, warga Kediri.
"Kedua pihak kemudian kami bawa ke SPKT untuk dimintai keterangan dan dilakukan mediasi," ujar Hamzaid.
Ia menambahkan, penyelesaian secara damai dilakukan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Polisi juga mengimbau para pengemudi untuk menahan emosi dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
"Utamakan keselamatan saat berkendara dan selalu patuhi aturan berlalu lintas. Jangan mudah emosi saat di jalan," imbaunya.

