Distributor Batasi Stok Plastik di Nganjuk Akibat Kenaikan Harga

Distributor Batasi Stok Plastik di Nganjuk Akibat Kenaikan Harga

Bakrie - detikJatim
Kamis, 09 Apr 2026 21:40 WIB
Salah satu toko yang menjual plastik di Loceret, Nganjuk
Salah satu toko yang menjual plastik di Loceret, Nganjuk (Foto: Bakrie/detikJatim)
Nganjuk -

Stok plastik untuk pedagang dibatasi distributor lantaran harganya naik puluhan persen. Kenaikan terjadi ketika puasa, dan semakin melonjak usai lebaran.

Salah satu toko plastik di Loceret, Nganjuk, DMS merasakan dampak naiknya plastik akibat perang Amerika-Israel melawan Iran tersebut. Menurut Edi Wibowo sang pemilik toko, kenaikan harga berkisar antara 30 hingga 40 persen.

"Kenaikan terjadi secara merata pada semua jenis plastik. Namun, jenis bahan baku PP (Polypropylene) dan Roll paling tinggi kenaikannya. Dampaknya ya kepada kami para pedagang dan pembeli," ujar Edi ditemui di tokonya, Kamis (9/4/2026) sore.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, lanjut Edi, omzet penjualan masih terbilang stabil. Namun, banyak pembeli yang mengeluh terkait lonjakan harga yang terjadi secara mendadak ini.

ADVERTISEMENT

"Apalagi saat ini stoknya dibatasi oleh distributor. Banyak yang mengeluh. Pedagang-pedagang kerupuk terutama. Ada pembatasan," ungkap dia.

Soal penyebab kenaikan harga, Edi menduga hal ini berkaitan dengan situasi global, termasuk konflik di Selat Hormuz yang mempengaruhi harga bahan baku minyak dunia.

"Penyebabnya dengar-dengar ya mungkin dampak perang itu," katanya.

Edi pun merinci kenaikan harga plastik saat ini. Barang yang biasanya dijual Rp 3.500 kini menjadi Rp 4.000, dan ada jenis tertentu yang melonjak Rp 1.000 per biji atau per lembar.

Bahkan untuk plastik kresek, kenaikannya mencapai Rp 2.000 hingga Rp 4.000 per ikat. Satu ikat yang biasanya dijual Rp 30.000 kini tembus Rp 36.000.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads