Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan gunung Semeru, erupsi berupa awan panas guguran terjadi pukul 17.35 WIB sejauh 2.500 meter ke arah Besuk Kobokan.
Selain itu, erupsi juga disertai letusan dengan tinggi kolom abu teramati Β± 1000 m di atas puncak (Β± 4676 m di atas permukaan laut).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah selatan.
"Gunung Semeru mengalami erupsi dengan meluncurkan awan panas guguran sejauh 2.500 meter," ujar Petugas Pos pengamatan gunung Semeru Liswanto dalam laporan tertulis yang diterima kepada detikJatim, Kamis (9/4/2026) malam.
Petugas mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas sejauh 13 kilometer dari puncak.
Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas susulan, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru.
"Masyarakat diimbau tidak melakukan aktifitas di radius 13 kilometer dari puncak," pungkas Liswanto.
Sebelumnya, Gunung Semeru mengalami erupsi pada Rabu (8/4) pagi. Hingga kini, status Gunung Semeru masih level 3 atau siaga.
(auh/abq)











































