Pendaftaran Poltekpar 2026, Jadwal, Syarat hingga Biaya

Pendaftaran Poltekpar 2026, Jadwal, Syarat hingga Biaya

Chilyah Auliya - detikJatim
Kamis, 09 Apr 2026 12:30 WIB
Pendaftaran Poltekpar 2026.
Pendaftaran Poltekpar 2026. Foto: Website SBM Poltekpar Kemenpar
Surabaya -

Kabar gembira buat pejuang kampus impian! Seleksi Bersama Masuk Politeknik Pariwisata (SBM Poltekpar) 2026 masih dibuka. Bagi detikers yang ingin berkarier di industri perhotelan, kuliner, hingga destinasi wisata berstandar global, kesempatan ini jangan sampai terlewat.

Poltekpar di bawah naungan Kemenparekraf membuka peluang bagi talenta muda untuk dididik menjadi tenaga profesional yang siap kerja, berwirausaha, hingga bersaing di kancah internasional. Tersedia enam kampus tujuan, yakni Bandung, Bali, Makassar, Medan, Palembang, dan Lombok. Yuk, simak informasi selengkapnya!

Jadwal SBM Poltekpar 2026

Jangan sampai terlewat, detikers, karena setiap tahapan dalam SBM Poltekpar 2026 memiliki jadwal yang sudah ditentukan. Berikut lini masa pelaksanaan seleksi yang perlu kamu catat dengan baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Pendaftaran/Registrasi Awal secara online: 11 Februari 2026-1 Mei 2026
  • Sosialisasi Ujian Masuk: 5 Mei 2026
  • Simulasi Ujian Masuk: 6 Mei 2026
  • Pelaksanaan Ujian Masuk (Skolastik dan Wawancara): 11-14 Mei 2026
  • Pengumuman Hasil Ujian SBM: 28 Mei 2026
  • Pemeriksaan Kesehatan: 28 Mei 2026-6 Juni 2026
  • Pengumuman Kelulusan Seleksi (Final): 12 Juni 2026
  • Registrasi:Daftar Ulang: Jadwal kegiatan registrasi akan diumumkan masing-masing Poltekpar penerima.

Persyaratan Umum SBM Poltekpar 2026

Sebelum mendaftar, calon peserta perlu memahami sejumlah persyaratan umum yang telah ditetapkan dalam SBM Poltekpar 2026. Ketentuan ini menjadi dasar untuk memastikan setiap pendaftar memenuhi kriteria administrasi dan kelayakan mengikuti seluruh tahapan seleksi.

  • Lulusan SMA/SMU/SMK/MA/MAK atau yang setara, Paket C.
  • Melakukan registrasi awal.
  • Membayar biaya pendaftaran.
  • Mengisi formulir pendaftaran.
  • Mengupload pas foto.
  • Mencetak Kartu Peserta Seleksi (KPS).
  • Peserta yang berhak mengikuti Ujian Seleksi adalah peserta yang telah mempunyai KPS dengan pasfoto.
  • Memenuhi seluruh persyaratan seleksi.
  • Lulus seleksi nasional.
  • Lulus seluruh tahap seleksi.
  • Memenuhi persyaratan kesehatan dan persyaratan lainnya yang ditentukan.

Persyaratan Kesehatan SBM Poltekpar 2026

Persyaratan kesehatan bertujuan untuk memastikan kesiapan fisik dan mental mahasiswa dalam menjalani kegiatan pembelajaran. Dengan memenuhi standar ini, mahasiswa diharapkan memiliki peluang belajar yang berkesinambungan serta peluang kerja yang lebih besar di masa depan.

ADVERTISEMENT

Oleh karena itu, seluruh calon peserta diwajibkan untuk memahami syarat kesehatan sebelum menentukan urutan program studi pilihan. Seperti program studi Seni Kuliner (D3), Seni Pengolahan Patiseri (D3), Divisi Kamar (D3), Tata Hidang (D3), serta Pengelolaan Perhotelan (D4).

Program studi tersebut tidak hanya menekankan keterampilan di bidang perhotelan dan kuliner, tetapi juga mensyaratkan kondisi kesehatan tertentu bagi para calon mahasiswa. Berikut syarat kesehatan yang perlu diperhatikan.

  • Tinggi badan minimal 150 Cm.
  • Tidak buta warna total maupun parsial.
  • Bebas TBC.
  • Tidak skoliosis berat (kelainan pada tulang belakang).
  • Bagi wanita, tidak sedang hamil.

Selain lima program studi tersebut, Manajemen Akuntansi Hospitaliti (D4), Perjalanan Wisata (D3), Usaha Perjalanan Wisata (D4), Pengelolaan Konvensi dan Acara (D4), Destinasi Pariwisata (D4), Pengelolaan Usaha Rekreasi (D4), serta Manajemen Perencanaan dan Pemasaran Pariwisata juga memiliki persyaratan kesehatan.

Di mana, persyaratan kesehatan ini ditetapkan secara khusus sesuai dengan kebutuhan bidangnya, sehingga calon mahasiswa perlu menyesuaikan kondisi kesehatannya. Berikut syarat kesehatan yang harus dipenuhi tujuh program studi ini.

  • Tidak buta warna tota, tetapi buta warna parsial diperbolehkan.
  • Bagi wanita, tidak sedang hamil.

Penting untuk diperhatikan, mengingat adanya kesempatan memilih tiga program studi saat pendaftaran, pastikan kondisi kesehatan memenuhi kriteria pada ketiga pilihan program studi tersebut agar proses seleksi berjalan lancar.

Tata Cara Daftar SBM Poltekpar 2026

Untuk mengikuti SBM Poltekpar 2026, calon peserta perlu memahami tata cara pendaftaran yang dilakukan secara bertahap dan online. Setiap langkah harus diikuti dengan teliti agar proses pendaftaran berjalan lancar hingga peserta dinyatakan resmi terdaftar sebagai peserta seleksi.

1. Melakukan Registrasi Awal

  • Buka laman resmi di sbmpoltekpar.kemenpar.go.id.
  • Pilih menu "Registrasi Awal".
  • Isi formulir dengan lengkap dan benar.
    • Pilih "Kewarganegaraan", perhatikan jangan salah pilih, karena biaya formulir untuk WNI dan WNA berbed.
    • Isi "Nama" sesuai KTP.
    • Isi "Email" dengan email yang valid, karena sistem akan mengkonfirmasi melalui pengiriman OTP melalui email.
    • Klik "Kirim OTP".
    • Isi "Nomor Telepon/HP" dengan nomor yang aktif.
    • Isi "OTP" seusai OTP yang dikirimkan melalui email.
    • Isi "Asal Sekolah" termasuk nama kota tempat sekolah berada, contoh SMKS 8 Cendrawasih Manokwari atau SMAN 38 Palangkaraya.
    • Tentukan "Pilihan 1". Pada form registrasi awal hanya terdapat 1 pilihan, untuk pilihan 2 dan 3 diisi pada Formulir Pendaftaran (setelah Sign In), perlu diperhatikan bahwa pilihan 1 tidak dapat diubah, setelah klik "Daftar". Tips pada isian pilihan 1:
      • Jika ingin melihat salah satu program studi, dan program studi tersebut berada di mana saja, ketik sebagian nama program studi yang dimaksud.
      • Jika ingin melihat program studi apa saja yang terdapat pada salah satu Poltekpar, ketik sebagian nama Poltekpar.
    • Tentukan "Lokasi Seleksi", yaitu tempat pelaksanaan Seleksi yang diinginkan (jika tes dilaksanakan secara offline), perlu diperhatikan bahwa pilihan Lokasi Seleksi tidak dapat diubah.
    • Tentukan pilihan sumber informasi yang didapat tentang SBM Poltekpar.
    • Untuk menyimpan data, klik tombol "Daftar".
  • Selanjutnya, buka email yang didaftarkan, untuk melihat nomor "Virtual Account" pembayaran, informasi login (username dan password) untuk pengisian formulir dan pencetakan KPS.

2. Melakukan Pembayaran Formulir

  • Gunakan nomor VA yang didapat untuk membayar biaya formulir.
  • Pembayaran bisa dilakukan lewat ATM atau Mobile Banking BNI, BRI, BSI, dan Mandiri.

3. Mengisi/Melengkapi/Memperbaharui Data Pendaftaran

  • Sebelum melakukan pengisian formulir pendaftaran, disarankan untuk:
    • Menyiapkan file pas foto berwarna, berseragam, latar belakang merah (maksimum 1 MB), dengan ekstensi file adalah ".jpg" atau ".png".
    • Mencatat Nomor Induk Kependudukan (NIK), jika belum mempunyai KTP, NIK dapat dilihat pada Kartu Keluarga.
  • Jika sudah melakukan pembayaran, silakan login dengan memilih menu "Sign In" dari menu utama.
  • Isikan nomor pendaftaran dan password yang dikirim melalui email pada saat
    menerima Virtual Account.
  • Selanjutnya calon peserta akan masuk Dashboard Peserta. Pilih "Update Data" untuk mengisi atau memperbaharui data. Data yang harus diisi dibagi menjadi empat kelompok, yaitu:
    • Data Pribadi
    • Data Orang Tua
    • Data Pendidikan dan Prestasi
    • Pilihan Prodi (Program Studi)
  • Klik tombol "Update Data" untuk menyimpan atau memperbaharui data.

4. Unggah Pas Foto

  • Jika sudah berada di luar Dashboard Peserta, maka lakukan login lagi melalui menu "Sign In".
  • Jika masih dalam Dashboard Peserta, maka:
    • Pilih menu "Update Data".
    • Pada area foto terdapat tombol "Browse" atau "Choose File" untuk memilih file pas foto yang akan diunggah.
    • Jika ukuran pas foto tidak sesuai, maka pilih menu "Tata Cara Resize Foto", lakukan seperti petunjuk.
  • Jika ingin mengganti pas foto, ikuti langkah sebelumnya.
  • Ketentuan pas foto:
    • Foto menggunakan kemeja putih atau seragam dengan latar belakang merah/biru.
    • Jenis foto adalah pas foto/setengah badan.
    • Jenis file .jpg atau .png (bukan .JPEG).
    • Foto berwarna dengan resolusi tinggi maksimal ukuran 500x1000 pixel dan 1 MB.
  • Jika ada penggantian pas foto, maka KPS wajib untuk dicetak
    ulang.
  • Jika gagal dalam unggah pas foto, kemungkinan adalah ektensi file image yang tidak sesuai, pastikan ekstensi file pasfoto berektensi ".jpg" atau ".png" (bukan .JPEG).

5. Mencetak Kartu Peserta Seleksi (KPS)

  • Langkah terakhir adalah mencetak KPS dengan cara memilih tombol "Cetak KPS".
  • KPS akan tampil pada tab baru di browser atau langsung di-download (tergantung dari browser yang dipakai).
  • KPS adalah merupakan tanda bukti peserta seleksi SBM Poltekpar.
  • Bagi pendaftar yang tidak mencetak KPS dianggap mengundurkan diri.

Prosedur Pendaftaran SBM Poltekpar 2026

Prosedur pendaftaran SBM Poltekpar 2026 dilakukan melalui beberapa tahapan hingga peserta resmi terdaftar sebagai peserta seleksi. Secara umum, proses ini terbagi menjadi tiga tahap utama sebagai berikut.

  • Tahap Registrasi Awal: Kegiatan awal untuk menentukan pilihan 1 dan lokasi seleksi serta mendapatkan informasi pembayaran biaya formulir dan informasi login.
  • Tahap Pembayaran Biaya Formulir: Pembayaran dilakukan melalui Virtual Account yang
    disampaikan melalui email. Untuk memperlancar pembayaran, peserta diwajibkan membayar dari bank yang sesuai dengan virtual akun yang mengeluarkan.
  • Tahap Pengisian Formulir dan Pencetakan KPS: Tahap melengkapi data
    diri dan mencetak KPS.

Setelah menyelesaikan seluruh prosedur pendaftaran, peserta akan mengikuti tahapan seleksi sesuai jadwal yang telah ditentukan. Seleksi SBM Poltekpar meliputi Tes Potensi Skolastik, literasi bahasa Inggris, psikotes, dan wawancara.

Seluruh rangkaian tes dilaksanakan secara online lokasi, yakni peserta tetap mengikuti ujian di kampus Poltekpar sesuai pilihan lokasi dengan membawa perangkat masing-masing. Tahapan ini menjadi penentu kelulusan peserta sebelum melangkah ke proses berikutnya.

Sementara itu, hasil ujian seleksi akan diumumkan melalui laman resmi SBM Poltekpar. Peserta yang dinyatakan lulus wajib melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni pemeriksaan kesehatan sesuai dengan persyaratan masing-masing program studi pada periode yang telah ditentukan.

Bagi peserta yang lulus ujian seleksi dan memenuhi syarat kesehatan, akan ditetapkan sebagai calon mahasiswa dan diwajibkan mengikuti proses registrasi atau daftar ulang. Informasi lebih lanjut mengenai mekanisme dan ketentuan daftar ulang akan disampaikan kemudian oleh pihak penyelenggara.

Biaya Pendaftaran SBM Poltekpar 2026

Biaya pendaftaran menjadi salah satu kewajiban yang harus dipenuhi calon peserta seleksi sebelum mengikuti tahapan berikutnya. Adapun rincian biaya yang perlu disiapkan adalah sebagai berikut.

  • Biaya pendaftaran bagi WNI sebesar Rp 250.000.
  • Biaya pendaftaran bagi WNA sebesar Rp 1.000.000.

Biaya pemeriksaan kesehatan ditanggung secara mandiri oleh masing-masing peserta dan dapat dilakukan di lembaga layanan kesehatan di daerah masing-masing. Besaran biaya yang dikenakan dapat berbeda-beda, tergantung kebijakan dan tarif di setiap lembaga pemeriksa kesehatan.

Kuliah di Poltekpar bukan sekadar mengejar gelar. Pendidikan vokasi yang ditawarkan berfokus pada penguatan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Lulusan Poltekpar pun dipersiapkan untuk memiliki daya saing tinggi, baik tingkat nasional maupun global.

Tak hanya membuka peluang untuk cepat terserap di dunia kerja, Poltekpar juga menjadi tempat yang tepat bagi kamu yang ingin merintis usaha atau membangun startup di sektor pariwisata.

Jadi, kalau ingin berkarier di industri pariwisata yang terus berkembang, inilah saatnya mengambil langkah. Segera daftar dan jadilah bagian dari masa depan pariwisata Indonesia!




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads