Imbas KA Bangunkarta Anjlok, KA Gajayana ke Malang Molor hingga 3 Jam

Imbas KA Bangunkarta Anjlok, KA Gajayana ke Malang Molor hingga 3 Jam

Muhammad Aminudin - detikJatim
Senin, 06 Apr 2026 21:35 WIB
Ilustrasi kereta api
Ilustrasi kereta api (Foto: Getty Images/SUMAR TOYO)
Malang -

Perjalanan kereta api menuju Malang mengalami kendala imbas Kereta Api (KA) Bangunkarta rute Jombang-Pasarsenen Jakarta anjlok di Bumiayu, Brebes. Akibat insiden tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya terpaksa melakukan penyesuaian pola operasi.

Bahkan, KA Gajayana harus memutar dan mengalami keterlambatan signifikan. Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa pengalihan rute ini diambil demi memastikan perjalanan tetap berlanjut meskipun harus menempuh jalur alternatif yang lebih panjang.

"Dengan diberlakukannya pola operasi memutar tersebut, satu perjalanan kereta api menuju ke Stasiun Malang harus menempuh lintas alternatif. Hal ini berdampak pada bertambahnya waktu tempuh berkisar antara 120 hingga 180 menit," ujar Mahendro dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun kereta yang terdampak langsung menuju wilayah Daop 8 adalah KA Gajayana (Relasi Gambir-Malang).

ADVERTISEMENT

Pihak KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para penumpang, terutama bagi mereka yang harus tertahan lebih lama di dalam gerbong akibat perubahan jalur ini.

"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan keselamatan dan pelayanan, serta memastikan seluruh perjalanan kereta api dapat kembali berjalan aman dan lancar," tambah Mahendro.

Meski hari ini terjadi kendala, Mahendro memastikan bahwa untuk jadwal keberangkatan kereta api dari Stasiun Malang pada besok hari masih terpantau aman.

"Untuk keberangkatan kereta api pada esok hari di Stasiun Malang secara umum masih berjalan normal dan sesuai jadwal," tegasnya.

Saat ini, pihak KAI terus melakukan koordinasi intensif di lapangan untuk menormalisasi jalur di Stasiun Bumiayu agar sirkulasi perjalanan kereta api di jalur selatan Jawa dapat segera pulih total.



(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads