Sejumlah rumah warga di kawasan Waru, Sidoarjo, mengalami kerusakan akibat ledakan yang berasal dari kawasan pabrik PT Great Wall Steel (PT GWS). Peristiwa itu terjadi pada Senin (6/4) sore.
Warga mengungkapkan beberapa dampaknya antara lain atap rusak, plafon runtuh hingga pintu dan jendela terbuka sendiri akibat kuatnya getaran.
Pantauan detikJatim, kerusakan terjadi di Perumahan Wedoro Regency RT 04 RW 01. Sedikitnya tiga rumah terdampak. Selain itu, rumah warga di kawasan Pelikan RW 08 juga dilaporkan mengalami kerusakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu warga, Muhammad Nur Holis (61), mengaku rumahnya mengalami kerusakan cukup parah setelah tertimpa material yang diduga lempengan besi panas.
"Di sini tiga rumah, terus Pelikan ada, Janti. Berarti kemungkinan lima rumah," ujar Nur kepada detikJatim, Senin (6/4/2026).
Rumahnya di Perumahan Wedoro Regency RT 04 RW 01 sendiri gentengnya jebol dan plafon runtuh akibat benda berat yang jatuh dari atas. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong.
"Banyak sekali itu runtuhan itu. Genteng empat itu memang jebol semuanya itu ada bekasnya. Besi terus rontokan plafon banyak sekali," ujarnya.
Ia menyebut benda yang jatuh itu berbahan seperti besi berukuran sekitar 15 cm x 8 cm dengan ketebalan 2-3 cm dan berat sekitar 2 kilogram.
"Ini berat sekali, tadi panas, sekarang sudah enggak. Ini megenai 4 genteng," tambahnya.
Selain merusak atap, getaran kuat juga terasa seperti bom.
"Memang ledakannya sangat besar. Seperti bom," tuturnya.
Kerusakan juga dialami warga lain, Icha. Ia menyebut pintu dan jendela rumahnya yang semula terkunci bisa terbuka sendiri akibat ledakan.
"Sebelum ledakan itu ada kilatan cahaya. Kalau di saya melihatnya biru, kalau di satpam melihatnya kuning. Terus suara bom (ledakan) dua kali. Pintu jendela yang dikunci sampai bisa kebuka sendiri," kata Icha.
Ia juga mengaku peralatan dapur hingga masakan yang baru selesai dibuat berjatuhan akibat getaran.
"Saya kabur keluar karena takutnya ada apa-apa. Soalnya ledakannya itu enggak wajar, bukan kayak trafo listrik, tapi memang seperti ledakan mesiu, ledakan bom," tuturnya.
Sebelumnya, ledakan dahsyat menggegerkan warga di perbatasan Sidoarjo-Surabaya. Sumber ledakan diketahui berasal dari pabrik PT Great Wall Steel (PT GWS) di Desa Janti, Kecamatan Waru.
(auh/abq)
