Kabar baik untuk mahasiswa yang ingin ikut program pengabdian masyarakat sekaligus mendapatkan dukungan dana. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi membuka pendaftaran program Genera-Z Berbakti 2026 yang bisa diikuti mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia.
Bukan sebatas pendanaan saja, ada juga kesempatan untuk terjun langsung ke desa binaan serta mendapatkan pembekalan melalui bootcamp. Pendaftaran sudah dibuka secara online sampai 24 April 2026. Lalu, apa saja syarat, manfaat, dan cara daftarnya?
Apa Itu Program Genera-Z Berbakti 2026?
Mengutip informasi dari laman resmi BCA, Genera-Z Berbakti 2026 merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang ditujukan bagi mahasiswa melalui skema Kuliah Kerja Nyata (KKN) atau program sejenis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam program ini, peserta akan mengusulkan proposal kegiatan yang nantinya dilaksanakan di desa binaan Bakti BCA. Tujuannya memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang dimiliki, sekaligus berkontribusi langsung bagi masyarakat.
Program ini juga dirancang agar mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan lapangan, tetapi juga memahami proses perencanaan, eksekusi, hingga keberlanjutan program sosial.
Manfaat yang Bisa Didapat Mahasiswa
Melalui Genera-Z Berbakti 2026, peserta berkesempatan memperoleh berbagai manfaat yang mendukung pengembangan akademik maupun non-akademik. Mahasiswa yang lolos akan mendapatkan bantuan pendanaan untuk menjalankan program yang diusulkan.
Selain itu, mereka juga bisa mengaplikasikan ilmu yang dipelajari di kampus ke dalam situasi nyata di masyarakat. Tak hanya itu, BCA juga menyediakan bootcamp yang berisi pembekalan soft skill dan hard skill dari para ahli.
Pembekalan ini menjadi nilai tambah karena membantu peserta mempersiapkan diri sebelum terjun langsung ke lapangan. BCA membuka pendaftaran proposal untuk Genera-Z Berbakti 2026 melalui bca.id/generazberbakti hingga 24 April 2026.
Syarat dan Ketentuan
Untuk mengikuti Genera-Z Berbakti 2026, mahasiswa perlu memenuhi beberapa syarat dan ketentuan yang ditetapkan. Selain itu, peserta diharapkan memahami aturan terkait pelaporan, evaluasi, dan keberlanjutan kegiatan agar kontribusi yang diberikan dapat berdampak positif dan terukur bagi masyarakat.
1. Syarat Umum
- Peserta terdaftar sebagai mahasiswa/i aktif Program Diploma III, Sarjana Terapan atau Sarjana di universitas yang terdaftar pada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikti Saintek RI), Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), atau Kementerian/Lembaga negara lainnya.
- Peserta sedang atau akan mengikuti Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) atau Program Pengabdian Masyarakat lainnya.
- Peserta dapat memilih satu lokasi Desa Bakti BCA.
- Peserta dapat memilih maksimal dua isu.
- Dalam penyusunan proposal program, peserta dapat mengusulkan sejumlah program kerja sesuai dengan fokus isu yang dipilih.
- Jika peserta ingin mengonversi hasil program menjadi nilai akademik, maka hal tersebut sepenuhnya merupakan tanggung jawab dan wewenang peserta dan universitas terkait.
2. Syarat Administrasi
- Peserta wajib memenuhi persyaratan akademik dan administratif dari universitas.
- Peserta terdiri dari 10-12 mahasiswa multidisiplin (lintas program studi/fakultas).
- Peserta wajib menyusun proposal program sesuai format, tema, dan lokasi yang tercantum.
- Peserta wajib memiliki anggota tim yang bertugas melakukan dan memiliki kompetensi dalam pengelolaan komunikasi dan dokumentasi untuk mendukung penyusunan laporan, publikasi, dan diseminasi program.
- Peserta wajib mencantumkan tiga nama perwakilan yang akan mewakili peserta dalam tahap penjurian Finalis apabila Peserta dinyatakan sebagai Finalis.
- Peserta wajib melengkapi seluruh data dan dokumen yang diwajibkan di formulir pendaftaran.
Baca juga: Cara Daftar KIP Kuliah 2026 untuk UTBK SNBT |
Pilihan Fokus Isu dan Lokasi Program
Dalam penyusunan proposal, peserta diminta memilih isu yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Fokus isu yang tersedia mencakup bidang pariwisata berkelanjutan, pengembangan UMKM, pendidikan, lingkungan, kesehatan, hingga budaya.
Sementara itu, lokasi program telah ditentukan oleh BCA dan tersebar di beberapa daerah. Di antaranya, Desa Wisata Kreatif Terong di Belitung, Desa Wisata Situs Gunung Padang di Cianjur, Desa Wisata Patakbanteng di Wonosobo, serta Desa Wisata Kakaskasen Dua di Tomohon.
Format Proposal yang Harus Disiapkan
Proposal menjadi kunci utama dalam proses seleksi. Secara umum, proposal harus mencakup identitas tim, ringkasan program, hingga analisis masalah yang merujuk pada problem statement resmi dari BCA.
Peserta juga perlu menjelaskan metode pelaksanaan, rencana program kerja beserta anggaran, serta strategi keberlanjutan program. Bagian penutup dan lampiran juga harus disertakan untuk melengkapi dokumen.
Jadwal Genera-Z Berbakti 2026
Program Genera-Z Berbakti 2026 memiliki rangkaian jadwal yang jelas bagi peserta. Setiap tahap dirancang agar mahasiswa dapat mempersiapkan diri secara optimal dan memastikan kegiatan berjalan lancar serta berdampak positif bagi masyarakat.
- Pendaftaran: 30 Maret 2026 hingga 24 April 2026
- Pengumuman Finalis: 30 April 2026
- Tahap Penjurian Finalis: 16-17 Mei 2026
- Pengumuman Pemenang: 17 Mei 2026
Peserta yang terpilih akan mengikuti bootcamp dan pelepasan pada awal Juli 2026, sebelum akhirnya menjalankan program di lokasi masing-masing pada periode 8 Juli hingga 6 Agustus 2026.
Cara Daftar Genera-Z Berbakti 2026
Untuk mengikuti Program GeneraβZBerbakti2026, calon peserta harus mendaftar melalui proses yang telah ditetapkan. Berikut tahapan dan cara mendaftar Genera-Z Berbakti 2026.
- Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi BCA di bca.id/generazberbakti.
- Peserta hanya perlu mengisi formulir yang tersedia dan mengunggah proposal sesuai ketentuan.
- Pastikan seluruh dokumen telah lengkap dan proposal disusun dengan matang agar peluang lolos seleksi semakin besar.
(irb/hil)











































