Polisi menyelidiki penyebab kebakaran rumah di Dusun Sidokalang, Desa Penompo, Jetis, Mojokerto. Kebakaran ini menewaskan pemilik rumah yang sedang sakit stroke.
Kapolsek Jetis Kompol Edi Purwo Santoso membenarkan bahwa kebakaran tersebut telah menewaskan pemilik rumah.
Dia memastikan jenazah pemilik rumah, Markonah (52) telah dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto untuk divisum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, Edi mengaku belum bisa memastikan apa penyebab kebakaran ini. Dia mengatakan penyelidikan masih dilakukan.
"Penyebabnya masih dalam penyelidikan. Tim Inafis akan melakukan olah TKP setelah api benar-benar padam," ujar Edi dikonfirmasi wartawan, Sabtu (4/4).
Kepala Dusun Sidokalang, Riska menyampaikan dugaan tentang penyebab kebakaran rumah yang dominan terbuat dari gedek atau bambu tersebut.
"Penyebabnya obat nyamuk bakar ditaruh kertas, terbakar. Karena rumahnya dari gedeg (bilik bambu) sehingga mudah terbakar," ujar Riska.
Rumah milik Markonah yang dihuni bersama ibunya, Siatun (75), dan putranya FA (14) dilalap si jago merah pada Sabtu malam sekitar pukul 20.00 WIB.
warga setempat sudah berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
"Ditolong warga menyiram secara manual, tapi korban tidak tertolong, terbakar di dalam rumah," ujar Riska selaku kepala dusun.
Dia menjelaskan bahwa Markonah yang sakit stroke terjebak dalam kobaran api sementara ibu dan putranya berhasil menyelamatkan diri.
"Karena sakit stroke, tidak ada yang mengangkat, kobaran api sudah besar, warga tidak berani mendekat," ujar Riska.
Kebakaran baru padam setelah sejumlah truk pemadam kebakaran tiba di lokasi. Api hanya menyisakan rumah Markonah yang rata dengan tanah.
Bukan cuma itu saja, ada 2 sepeda motor yakni Honda Revo dan BeAT milik korban yang turut ludes dilalap api.
(irb/dpe)











































