Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo digelar Sabtu (4/4). Forum ini menjadi momentum penting bagi partai untuk memperkuat soliditas internal sekaligus merumuskan arah strategi politik ke depan.
Anggota Komisi A DPRD Sidoarjo dari Fraksi PKB, Muchammad Rafi Wibisono, menegaskan Muscab bukan sekadar agenda rutin organisasi. Menurutnya, forum ini memiliki nilai strategis untuk menyatukan langkah kader.
"Momentum Muscab ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat barisan dan memastikan PKB semakin hadir di tengah masyarakat," ujar Rafi, Sabtu (4/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menekankan, kekuatan partai sangat ditentukan oleh kekompakan dan kesamaan visi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Oleh karena itu, hasil Muscab diharapkan tak berhenti pada aspek administratif, tetapi juga melahirkan program konkret yang berdampak langsung.
Ia pun menyoroti pentingnya peran PKB dalam merespons berbagai persoalan daerah. Mulai dari pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat, hingga isu strategis lain yang membutuhkan kehadiran nyata partai.
"Muscab ini menjadi titik konsolidasi agar PKB tetap solid, progresif, dan semakin dipercaya masyarakat," tegasnya.
Rafi menambahkan, PKB Sidoarjo dituntut tetap adaptif menghadapi dinamika zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai perjuangan yang berakar pada kepentingan umat.
Dirinya berharap agar Muscab berjalan lancar serta menghasilkan keputusan yang terbaik bagi partai.
"Saya mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan Muscab PKB Sidoarjo. Semoga berjalan lancar, demokratis, dan melahirkan kepemimpinan yang amanah serta membawa PKB semakin kuat dan dicintai masyarakat," pungkasnya.
(irb/hil)











































