Olah TKP Bus Restu Terguling di Tol Jombang Pakai TAA dari Polda Jatim

Olah TKP Bus Restu Terguling di Tol Jombang Pakai TAA dari Polda Jatim

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Jumat, 03 Apr 2026 17:00 WIB
Ditlantas Polda Jatim bersama Lantas Polres Jombang melakukan olah TKP kecelakaan bus restu dengan teknologi TAA
Kecelakaan bus restu di tol Jombang (Foto: Enggran Eko Budianto/ detikjatim)
Jombang -

Olah TKP Bus Restu nopol N 7088 UG yang terguling di Tol Jombang menggunakan alat Traffic Accident Analysis (TAA) dari Ditlantas Polda Jatim. Penggunaan TAA untuk menghasilkan visual 3 dimensi sebelum, saat dan setelah terjadinya kecelakaan.

Olah TKP menggunakan TAA dipimpin Kasi Laka Ditlantas Polda Jatim, Kompol Siska Arisandi. Baik di KM 689+500A tempat terjadinya kecelakaan, maupun terhadap Bus Restu nopol N 7088 UG yang kini diamankan di Pos PJR KM 684 Astra Tol Jomo.

Siska menjelaskan, pihaknya sebatas membantu Satlantas Polres Jombang dalam olah TKP tergulingnya Bus Restu. Menurutnya, selain ilmiah, penggunaan TAA dalam olah TKP ini bakal menghasilkan visual 3 dimensi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami olah TKP menggunakan TAA. Tujuannya melihat kecelakaan lalu lintas ini pada saat sebelum, saat dan sesudah. Sehingga nanti hasilnya lebih akurat," jelasnya kepada wartawan di Pos PJR KM 684 Astra Tol Jomo, Jumat (3/4/2026).

Terkait penyebab kecelakaan, lanjut Siska, ada kemungkinan akibat kerusakan pada komponen Bus Restu. Dugaan awal karena ban belakang sisi kanan yang pecah karena kondisinya sudah tidak layak.

ADVERTISEMENT

"Kalau untuk sementara ada ban yang kemungkinan sudah tidak layak. Namun, ada pihak yang ahli di bidangnya untuk mendeteksi lebih detail, baik dari rekan Dishub, maupun dari olah TKP secara mendalam dan pemeriksaan-pemeriksaan lebih lanjut oleh rekan-rekan Polres Jombang," terangnya.

Ditlantas Polda Jatim bersama Lantas Polres Jombang melakukan olah TKP kecelakaan bus restu dengan teknologi TAAOlah TKP Bus Restu Foto: Enggran Eko Budianto/ detikjatim)

Selain olah TKP, polisi juga mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mengungkap kronologi dan penyebab kecelakaan angkutan umum ini. Kasat Lantas Polres Jombang AKP Anjar Rahmad Putra menuturkan, sejauh ini, pihaknya sebatas melakukan wawancara awal terhadap para korban.

"Sementara karena para saksi sebagian besar penumpang, kami baru wawancara awal. Belum kami periksa karena para korban fokus perawatan di rumah sakit. Kami utamakan pemulihan para korban, termasuk kondekturnya. Kalau dokter menyatakan mereka sudah stabil, baru kami lakukan pengambilan keterangan," tandasnya.

Sebelumnya, Bus Restu nopol N 7088 UG terguling di KM 689+500A pada Kamis (2/4) sekitar pukul 20.00 WIB. Kecelakaan ini sempat membuat arus lalu lintas dari barat ke timur atau dari arah Jombang ke Surabaya tersendat.

Kanit PJR Jatim 3 AKP Sudirman menjelaskan, bus yang dikemudikan Nuril ini melaju dari barat ke timur atau dari Madiun tujuan Surabaya. Sampai di KM 689+500A Tol Jomo, ban belakang sisi kanan bus diduga meletus. Sehingga bus oleng ke kanan, lalu terguling di parit median jalan tol.

Kecelakaan ini mengakibatkan bodi Bus Restu rusak cukup parah. Bus telah dievakuasi ke Pos PJR KM 684 Tol Jomo. Sejumlah aset Astra Tol Jomo di lokasi kecelakaan juga rusak. Meliputi 1 post cap, 9 pegbobin, 8 tanaman hias, serta 4 guide post.

Jumlah korban mencapai 34 orang, terdiri dari kondektur dan 33 penumpang Bus Restu. Dari jumlah itu, 1 orang tewas, yakni Esra Sri T (64), penumpang warga Madiun. Sedangkan pengemudi bus atas nama Nuril diduga kabur.




(ihc/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads