Arus lalu lintas menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi terpantau padat. Antrean kendaraan yang sebelumnya mencapai 17 kilometer, kini mulai terurai menjadi sekitar 9 kilometer.
Kepadatan terjadi di jalur Situbondo-Banyuwangi, dengan ekor antrean terpantau setelah pintu masuk Grand Watudodol Banyuwangi.
Kanit Patroli Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Rudi Wicahyono menjelaskan, sejak Jumat dini hari arus kendaraan terus mengalir dengan dominasi kendaraan sumbu 3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"SKB cukup lama sekitar 16 hari, tentu kebutuhan pasokan logistik non sembako ini harus segera dipenuhi oleh kendaraan angkut sumbu 3 ini," jelas Rudi, Jumat (3/4/2026).
Selain kendaraan logistik, arus lalu lintas juga didominasi kendaraan pribadi yang hendak menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan ASDP Ketapang.
Untuk mengurai kepadatan, petugas memberikan prioritas kepada kendaraan kecil dan truk sedang melalui jalur kanan dengan pengawalan hingga pelabuhan.
"Ekor ini bisa berkurang juga karena kami mencari kendaraan keluarga dan truk sedang ini yang mau menyeberang ke Bali kami prioritaskan untuk masuk jalar kanan terus dikawal sampai pelabuhan. Karena di dermaga MB sendiri yang memuat kendaraan kecil sebenarnya masih bisa menampung sehingga ini bisa segera masuk kappa," tegas Rudi.
Sementara itu, kendaraan sumbu 3 tidak mendapatkan prioritas serupa karena keterbatasan armada kapal yang melayani jenis kendaraan tersebut.
"Kalau yang sumbu 3 sudah jelas tidak bisa masuk kanan, selain akan memicu kemacetan juga kapal yang dioperasikan sedikit jadi tidak bisa langsung masuk kapel juga," tambahnya.
Polisi memprediksi arus kendaraan akan mulai menurun pada Sabtu (4/4/2026), seiring berkurangnya kendaraan keluarga yang menyeberang melalui Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk.
(ihc/hil)
