Longsor Sempat Tutup Akses Jalan Malang-Lumajang

Longsor Sempat Tutup Akses Jalan Malang-Lumajang

Muhammad Aminudin - detikJatim
Kamis, 02 Apr 2026 19:58 WIB
Pembersihan material longsor di Lumajang-Malang
Pembersihan material longsor di Lumajang-Malang (Foto: Dok. Istimewa)
Malang -

Bencana tanah longsor menutup akses utama yang menghubungkan Kabupaten Malang dengan Kabupaten Lumajang. Kini pembersihan material longsor tuntas dilakukan. Akses jalan pun kembali normal.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyebut jalan nasional penghubung wilayah setempat dengan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur sudah kembali normal dan sudah bisa dilalui kendaraan bermotor, setelah sempat terdampak tanah longsor.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, titik longsor terparah berada di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Longsor dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada Rabu (1/4/2026) mulai pukul 17.00 hingga 20.00 WIB.

ADVERTISEMENT

Material tanah setinggi dan selebar kurang lebih 6x4 meter sempat menutupi seluruh permukaan jalan nasional. Sehingga kendaraan tidak dapat melintas sebelum alat berat dikerahkan ke lokasi.

Selain jalur nasional, BPBD juga melaporkan kejadian serupa di Desa Simojayan, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Longsor di titik ini sempat memutus akses penghubung antar-desa menuju Desa Mulyosari.

Namun, petugas memastikan bahwa seluruh titik longsor di wilayah Ampelgading telah tertangani sepenuhnya, dan jalur-jalur yang tertutup kini sudah terbuka kembali untuk aktivitas warga.

"Ada dua titik longsor, salah satunya dengan panjang dan lebar jalan yang tertutup tanah longsor kurang lebih 6x4 meter dan kini sudah tertangani," kata Sadono kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).

Sadono menuturkan, penanganan tanah longsor menutup akses jalan Kabupaten Malang-Lumajang melibatkan petugas gabungan termasuk Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali.

"Penanganan dan pembersihan sudah selesai pukul 14.00 WIB, tinggal finishing saja ini. Tapi untuk arus lalu lintas di sana sudah normal dan aman," tuturnya.

Petugas gabungan melakukan penanganan dan pembersihan material tanah longsor menggunakan alat berat maupun dengan sekop serta gerobak pasir.

Petugas gabungan juga dikerahkan untuk melakukan penanganan di lokasi tersebut, khususnya dalam langkah membuka jalur penghubung antar desa yang tertutup material tanah longsor.

"Yang di Desa Simojayan itu menutup jalan penghubung ke arah Desa Mulyosari. Penanganan saat ini sudah selesai," pungkasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads