Viral Sejoli Ini Kepergok Tidur Kelonan di Musala

Kabar Daerah

Viral Sejoli Ini Kepergok Tidur Kelonan di Musala

Rinto Heksantoro - detikJatim
Kamis, 02 Apr 2026 15:05 WIB
Closeup side view of late 20s couple kissing in bed which probably leads to some love making. They are both still wearing pajamas and everything is decent.
Ilustrasi (Foto: Istock)
Surabaya -

Video sejoli muda-mudi tengah tidur berpelukan (kelonan) dalam musala beredar di media sosial. Dari Informasi yang dihimpun, kejadian itu terjadi di Kebumen Jawa Tengah.

Dalam video berdurasi 1 menit 5 detik itu tampak remaja laki-laki dan perempuan tidur sambil berpelukan. Tak lama kemudian, warga menyiram dengan seember air dan membuat mereka terkejut dan terbangun.

Sejoli dan seorang pria lainnya yang terbangun lalu duduk dan kemudian diinterogasi. Warga yang geram juga tampak melemparkan ember ke arah mereka. Dari keterangan video, peristiwa tersebut terjadi di musala Pantai Logending, Kebumen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidur Pelukan di Tempat Ibadah, Pasangan Pemuda di Kebumen Disiram Pengurus Masjid," bunyi keterangan tertulis dalam video tersebut.

ADVERTISEMENT

Kapolsek Ayah, AKP Diyono saat dikonfirmasi membenarkan beredarnya video itu. Ia menyebut, peristiwa itu terjadi pada Rabu (1/4) siang di musala obyek wisata Pantai Logending, Desa Ayah, Kecamatan Ayah.

"Iya betul, itu di musala Pantai Logending. Kejadiannya kemarin," kata Diyono seperti dilansir dari detikJateng, Kamis (2/4/2026).

Diyono menambahkan, saat digerebek warga, terdapat tiga remaja yang ada di dalam musala. Mereka adalah DS (18) dan LA (21) yang terciduk sedang berpelukan, serta AA (21) yang tidur di samping mereka. Ketiganya merupakan warga Kecamatan Rowokele, Kebumen.

"Ketiga anak tersebut ditemukan oleh warga dalam posisi tidur bertiga di dalam musala," imbuhnya.

Sebelum tidur di musala tersebut, Diyono menjelaskan, ketiganya bermain di Pantai Menganti yang terletak di sebelah timur Pantai Logending. Karena merasa capek, mereka kemudian istirahat di musala Pantai Logending sebelum melanjutkan perjalanan pulang.

"Mereka dari Pantai Menganti, terus istirahat tidur di musala Pantai Logending," jelasnya.

Usai digerebek warga, ketiganya kemudian diserahkan ke petugas Polairud Pantai Logending dan dilanjutkan ke Polsek Ayah untuk klarifikasi atau dimintai keterangan. Orang tua mereka juga ikut dipanggil dan masalah tersebut sudah diselesaikan oleh pihak berwenang.

"Hasil klarifikasi dari pihak reskrim Polsek Ayah tidak ada tindak pidana yang dilakukan oleh ketiga anak tersebut. Dari pihak keluarga meminta untuk diselesaikan secara kekeluargaan dan diberi surat pernyataan untuk tidak mengulangi dan wajib lapor ke Polsek Ayah," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di detikJateng. Klik di sini.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads