Kenapa 1 April Dikenal Jadi Hari Prank? Ini Alasannya

Kenapa 1 April Dikenal Jadi Hari Prank? Ini Alasannya

Salma Nisrina Fahriyyah - detikJatim
Rabu, 01 Apr 2026 12:30 WIB
Ilustrasi April Mop.
Ilustrasi April Mop. Foto: Getty Images/KaanC
Surabaya -

Kalau dipikir-pikir, kenapa sih 1 April identik banget sama hari prank? Kenapa bukan tanggal lain? Nah, jawabannya ternyata nggak sesederhana itu. Karena sampai sekarang, asal-usul April Mop masih agak abu-abu dan banyak versinya.

Dikutip dari National Geographic, seorang folklorist bernama Stephen Winick bahkan menduga ada tiga kemungkinan asal-usul April Mop di dunia. Yuk, simak selengkapnya detikers!

Tiga Dugaan Asal-usul April Mop

Dirangkum dari National Geographic dan Britannica, ada yang bilang kalau tradisi ini dimulai dari Prancis sekitar abad ke-16. Waktu itu, Raja Charles IX mengeluarkan kebijakan lewat Edict of Roussillon tahun 1564. Intinya, awal tahun yang sebelumnya dirayakan sekitar musim semi diubah jadi 1 Januari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masalahnya, nggak semua orang langsung ikutin. Masih ada yang merayakan tahun baru di sekitar April. Nah, orang-orang ini akhirnya jadi bahan candaan disebut "orang bodoh April" atau April Fools. Dari situlah, kebiasaan nge-prank di awal April mulai berkembang.

Versi lain datang dari dunia sastra. Penyair Inggris Geoffrey Chaucer dalam The Canterbury Tales menulis kisah tentang ayam dan rubah yang saling menipu.

ADVERTISEMENT

Ceritanya disebut terjadi sekitar 32 hari setelah awal Maret, yang jatuh pada 1 April. Walaupun begitu, beberapa peneliti bilang ini bisa jadi cuma salah tulis di naskah lama. Jadi, teorinya masih belum benar-benar pasti.

Dugaan ketiga berasal dari Prancis. Negara ini punya versi yang unik dan cukup lucu, yaitu "Poisson d'Avril" atau "ikan April." Di hari itu, orang-orang iseng menempelkan gambar ikan kertas di punggung orang lain tanpa ketahuan.

Begitu ketahuan, langsung deh diteriakin, "April Fish!" Menariknya, jejak istilah ini ditemukan dalam puisi tahun 1508 karya penyair Prancis Eloy d'Amerval. Ia menyebut "April Fish" dalam karyanya, yang bisa jadi merujuk pada orang yang mudah dibodohi atau bahkan menunjukkan bahwa tradisi ini sudah ada sejak saat itu.

April Mop Mungkin Muncul Karena Ini Juga

Menariknya, ada juga yang mengaitkan April Mop sama festival musim semi Hilaria di zaman kuno yang dirayakan di akhir Maret. Sejarawan agama Jacob Latham menggambarkan festival ini seperti karnaval bertopeng yang penuh kebebasan. Orang-orang bisa menyamar jadi siapa saja dan bebas bercanda.

Ada juga yang mengaitkannya dengan perubahan musim. Di sekitar tanggal 20 atau 21 Maret, terjadi equinox.

Ini dikenal jadi masa peralihan musim yang bikin cuaca jadi nggak menentu. Hari ini bisa cerah, besok tiba-tiba dingin lagi. Seolah-olah menipu orang. Dari situ, muncul kebiasaan untuk saling mengecoh sebagai bentuk candaan yang terinspirasi dari alam.

Tradisi April Mop di Banyak Negara

Di India, ada Holi yaitu festival warna-warni yang juga identik dengan suasana seru dan candaan. Sementara di Iran, ada Sizdah Bedar yang dirayakan sekitar awal April, di mana orang-orang juga melakukan lelucon kecil untuk bersenang-senang.

Di Skotlandia, April Mop bahkan nggak cukup cuma sehari. Mereka merayakannya sampai dua hari. Hari pertama disebut "Hunt the Gowk Day," di mana "gowk" itu semacam sebutan buat orang yang gampang dibodohi.

Lanjut ke hari kedua, ada "Taily Day," yang isinya prank-prank receh yang biasanya nyasar ke bagian belakang tubuh. Iseng banget, tapi justru di situlah serunya.

Bencana Saat April Mop

Tapi di balik semua keseruannya, April Mop juga pernah menimbulkan kebingungan serius. Pada tahun 1946 di Hawaii, pernah ada peringatan tsunami yang beneran kejadian. Sayangnya, karena diumumkan pada 1 April, banyak orang mengira itu cuma prank dan mengabaikannya.

Tsunami yang menghantam pantai Kepulauan Hawaii pada pagi hari tanggal 1 April 1946 adalah tsunami paling merusak, dan salah satu yang paling dahsyat, dalam sejarah Kepulauan tersebut. Lebih dari 150 orang tewas, terutama karena tenggelam, dan setidaknya 161 orang lainnya terluka.

Jadi, Kenapa 1 April?

Kalau ditarik benang merahnya, tradisi seperti ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu, bahkan diperkirakan lebih dari 600 tahun. Tapi uniknya, meskipun sudah lama banget, nggak ada satu pun penjelasan yang benar-benar bisa memastikan asal-usulnya secara pasti.

Jadi, kenapa 1 April jadi hari prank? Jawaban paling masuk akalnya adalah karena kebiasaan ini tumbuh dari berbagai budaya dan momen. Yang jelas, 1 April akhirnya dikenal sebagai hari prank karena kebiasaan yang suka bercanda. Tapi tetap ya, prank-nya yang ringan aja yang bikin ketawa, bukan malah bikin masalah.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads