Volume Kendaraan di Tol Jatim Masih Tinggi, Arus Balik Terdistribusi Bertahap

Volume Kendaraan di Tol Jatim Masih Tinggi, Arus Balik Terdistribusi Bertahap

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Minggu, 29 Mar 2026 16:45 WIB
Suasana gerbang tol Warugunung saat arus balik lebaran 2026
Suasana gerbang tol Warugunung saat arus balik lebaran 2026 (Foto: Mira Rachmalia/ detikjatim)
Surabaya -

Peningkatan volume kendaraan masih terjadi di sejumlah ruas tol di Pulau Jawa, termasuk di Jawa Timur.

Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengatakan sejak Hari H hingga H+6 Idulfitri atau pada 21-27 Maret 2026, tercatat masih terjadi peningkatan volume lalu lintas. Hal ini menunjukkan bahwa pergerakan arus balik masih berlangsung dan terdistribusi secara bertahap.

Ria mengungkapkan, di Jawa Timur terdapat tiga ruas tol yang masih diminati dan dipadati pengguna jalan, yakni Gerbang Tol (GT) Warugunung, Kejapanan Utama, dan Singosari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tercatat, jumlah kendaraan yang menuju Surabaya mencapai 645.538 unit. Sementara itu, kendaraan yang meninggalkan Surabaya tercatat sebanyak 588.580 unit.

ADVERTISEMENT

"GT Warugunung, kendaraan menuju Jakarta tercatat 212.887 kendaraan atau naik 61,98% dari normal 131.426 kendaraan. Sementara arah Surabaya mencapai 240.354 kendaraan atau naik 72,05% dari normal 139.699 kendaraan," ujar Ria dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026).

Sementara itu, di GT Kejapanan Utama, sebanyak 261.772 kendaraan menuju Surabaya atau naik 53,12% dari kondisi normal 170.958 kendaraan. Sedangkan 242.821 kendaraan menuju Malang atau naik 50,96% dari normal 160.847 kendaraan.

Adapun di GT Singosari, kendaraan menuju Surabaya tercatat sebanyak 143.412 unit atau naik 63,97% dari normal 87.461 kendaraan. Sementara kendaraan menuju Malang mencapai 132.872 unit atau naik 43,77% dari normal 92.421 kendaraan.

Ria mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan serta merencanakan perjalanan dengan baik.

"Pastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan," tutupnya.




(ihc/ihc)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads