Fakta-fakta Bau Gas Belerang di Rumah Warga Bojonegoro

Fakta-fakta Bau Gas Belerang di Rumah Warga Bojonegoro

Mira Rachmalia - detikJatim
Sabtu, 28 Mar 2026 10:45 WIB
Rumah di Desa Dukohkidul, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro berbau gas belerang
Rumah di Desa Dukohkidul, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro berbau gas belerang (Foto: Dok. Istimewa)
Bojonegoro -

Fenomena munculnya bau gas menyengat mirip belerang dari sebuah rumah warga di Desa Dukohkidul, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, memicu kekhawatiran warga sekitar. Bau tak biasa yang diduga berasal dari bawah lantai rumah itu membuat pemilik rumah merasa was-was karena dikhawatirkan mengandung zat berbahaya.

Hingga kini, aparat bersama tim terkait masih melakukan pengecekan dan pengamanan lokasi guna memastikan sumber bau serta potensi risikonya bagi warga.

Berikut sejumlah fakta terkait peristiwa tersebut:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fakta-fakta Bau Gas di Bojonegoro

1. Bau Menyengat Muncul dari Dalam Rumah

Peristiwa ini bermula saat warga mencium bau menyengat menyerupai gas belerang dari dalam rumah. Bau tersebut bahkan disertai dengan rembesan air dari lantai, sehingga menimbulkan kecurigaan adanya sumber gas dari bawah tanah.

Aroma yang tidak biasa ini membuat penghuni rumah dan warga sekitar merasa khawatir, terutama karena baunya cukup kuat saat pertama kali tercium.

ADVERTISEMENT

2. Diduga Berasal dari Sumur Lama yang Ditutup

Kepala Desa Dukohkidul, Sulibianto, mengungkapkan bahwa sumber bau diduga berasal dari sumur lama yang berada di samping rumah dan telah lama ditutup.

"Kemungkinan rembesan air ini berasal dari situ, disertai bau gas atau belerang yang cukup menyengat," ujarnya.

Dugaan ini menguat karena lokasi kemunculan bau berada tidak jauh dari titik sumur yang sebelumnya sudah diurug.

3. Petugas Gabungan Turun Tangan

Menindaklanjuti laporan warga, sejumlah pihak langsung mendatangi lokasi, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pemadam kebakaran, hingga kepolisian.

Mereka melakukan pengecekan di lokasi untuk mengidentifikasi sumber bau serta memastikan kondisi lingkungan tetap aman bagi warga sekitar.

4. Lokasi Dipasangi Garis Polisi

Sebagai langkah antisipasi, petugas memasang garis polisi di sekitar area yang diduga menjadi sumber bau gas. Hal ini dilakukan untuk mencegah warga mendekat ke lokasi yang berpotensi berbahaya.

Kapolsek Ngasem Iptu Mujianto menyebut pengamanan dilakukan sambil menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

"Untuk lokasi juga sudah kami pasangi garis polisi," katanya.

5. Warga Diminta Tetap Waspada

Meski bau gas dilaporkan mulai berkurang dibandingkan saat awal kemunculan, warga tetap diminta untuk waspada.

Petugas mengimbau masyarakat tidak mendekati area sumber bau hingga hasil uji laboratorium keluar dan penyebab pasti dapat dipastikan.

Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya bau gas mirip belerang di rumah warga Bojonegoro tersebut masih dalam penyelidikan. Aparat dan tim terkait terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi aman serta mencegah potensi bahaya yang lebih besar bagi lingkungan sekitar.



(ihc/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads