Kawasan Malang Raya menjadi magnet wisatawan selama libur Lebaran 2026. Ribuan kendaraan masuk ke wilayah Kabupaten Malang sejak awal libur, memadati jalur menuju destinasi wisata.
Satlantas Polres Malang mencatat sekitar 32 ribu kendaraan memadati jalur wisata, mulai dari Kota Batu hingga kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Malang.
Meski terjadi lonjakan volume kendaraan, arus lalu lintas secara umum masih terpantau terkendali. Salah satu titik krusial, yakni Exit Tol Singosari, dilaporkan tidak mengalami antrean panjang pada pagi hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasat Lantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan, tren peningkatan kendaraan terjadi dalam dua hari terakhir.
Chelvin menyebut, data Operasi Ketupat Semeru 2026 pada 21 dan 22 Maret menunjukkan jumlah kendaraan yang masuk ke Kabupaten Malang meningkat dari 24.043 unit menjadi 32.413 unit, atau naik sekitar 34 persen.
"Dua hari kemarin terjadi peningkatan, hingga 32 ribu kendaraan masuk Malang," ujar Chelvin kepada detikJatim, Selasa (24/3/2026).
Pantauan di lokasi menunjukkan arus lalu lintas di Exit Tol Singosari yang biasanya menjadi titik kepadatan justru masih landai. Kendaraan yang keluar dari tol dapat melaju tanpa hambatan berarti.
"Arus lalin di Exit Tol Singosari tidak ada antrean. Kondisinya arus ramai lancar pagi ini," lanjutnya.
Meski demikian, polisi tetap mengimbau pengendara untuk waspada, terutama saat memasuki jalur wisata menuju Kota Batu maupun Malang selatan.
"Kami telah menempatkan personel di titik-titik rawan kemacetan, termasuk exit tol dan jalur wisata, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas agar tetap lancar dan aman," tegasnya.
Selain itu, data pergerakan kendaraan di tiga ruas tol, yakni Lawang, Singosari, dan Pakis, menunjukkan dinamika arus keluar-masuk Malang selama periode libur.
Untuk arus keluar Malang (arah Surabaya), jumlah kendaraan tercatat fluktuatif, mulai dari 19.860 kendaraan pada Jumat hingga meningkat menjadi 33.326 kendaraan pada Senin, sebelum kembali berada di angka 20 ribuan.
Sementara itu, arus masuk ke Malang (arah Malang-Batu) juga menunjukkan tren peningkatan signifikan. Jumlah kendaraan sempat mencapai 32.599 unit pada Minggu dan 32.801 unit pada Senin, menjadi indikasi tingginya minat wisatawan menuju Malang Raya.
Berdasarkan data tersebut, diprediksi puncak arus balik pertama terjadi pada Selasa (24/3), sedangkan puncak kedua diperkirakan berlangsung pada Sabtu (28/3) hingga Minggu (29/3).
(auh/hil)
