Simpang Mengkreng yang menjadi pertemuan tiga wilayah, yakni Jombang, Kediri, dan Nganjuk terpantau padat pada H+2 atau Hari Ketiga Lebaran. Terpantau di lokasi, kepadatan kendaraan terjadi dari arah Kertosono ke Jombang.
Kepadatan lalu lintas di persimpangan legendaris ini masih terpantau hingga Senin (23/6/2026) siang pukul 13.10 WIB. Di sisi lain, terpantau kendaraan dari Kediri dialihkan ke arah Nganjuk sebelum menuju Jombang.
Rekayasa ini dilakukan polisi agar kemacetan tidak berlarut-larut. Ini seperti dibenarkan Kasatlantas Polres Nganjuk, AKP Ivan Danara. Ivan mengakui kepadatan kendaraan masih terjadi dari arah Kertosono menuju Jombang atau Kediri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Betul padat, namun tetap berjalan. Pemudik jangan khawatir, tetap ada petugas yang berjaga dan melayani masyarakat," ungkap Ivan kepada detikJatim.
Ivan mengimbau agar para pemudik lebih waspada dan tetap mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku, serta mengikuti imbauan petugas di lapangan, agar bisa segera sampai di tujuan dengan selamat.
"Diimbau kepada para pemudik untuk tetap bersabar, jangan emosi. Pak polisi pasti siap untuk melayani," tambah Alumni Akpol 2016 itu.
Diketahui Simpang Mengkreng menjadi salah satu titik rawan kemacetan pada jalur mudik lebaran di Jawa Timur. Namun hingga H+2 lebaran tahun ini, kemacetan terpantau tidak terjadi. Karena koordinasi terus dilakukan lintas wilayah, antara Polres Kediri, Jombang dan Nganjuk, maupun Satuan PJR Polda Jatim.
(auh/dpe)











































