Jajanan berbahan dasar tape menjadi buruan pemudik yang sedang menghabiskan libur Lebaran di Jember. Tak heran jajanan itu mengalami peningkatan permintaan selama lebaran.
"Produk berbahan dasar tape tetap menjadi primadona dan yang paling banyak diburu, yakni suwar-suwir, prol tape, tape bakar, dan tape singkong segar. Best Seller lainnya adalah keripik buah nangka," kata manajer toko oleh-oleh khas Jember "Sumber Madu", Aina Salsabila Putri Prasafi, Senin (23/3/2026).
Menurut perempuan yang karib disapa Icha ini Jember memang identik dengan olahan berbahan dasar tape. Seperti suwar-suwir dan prol tape.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jember identik dengan tape. Jadi pengunjung pasti mencari olahan otentik Jember seperti prol tape dan suwar-suwir," ujarnya.
Bahkan, lanjut Icha, permintaan oleh-oleh khas Jember itu melonjak hingga 100 persen atau dua kali lipat. Lonjakan permintaan terjadi sejak H-5 lebaran.
"Peningkatan pengunjung cukup signifikan. Terjadi sejak H-5 dan biasanya hingga H+7 Lebaran," kata Icha.
Dia mengungkapkan, toko Sumber Madu memberlakukan operasional 24 jam saat mendekati hari raya untuk mengakomodasi lonjakan pembeli. Biasanya, kata dia, di hari normal tokonya tutup pukul 21:00 WIB.
"Normalnya kami tutup pukul 21.00 WIB. Namun mulai H-5, toko buka 24 jam karena arus pemudik yang mulai padat," ujarnya.
Menurut Icha, pembeli tidak hanya datang dari warga lokal yang hendak ke luar kota. Tetapi juga wisatawan dan pemudik yang masuk ke Jember.
Kendati permintaan tinggi, Icha menjamin kualitas produk tetap terjaga. Produk best seller seperti prol tape dan brownies tape diproduksi secara mandiri menggunakan bahan-bahan premium.
"Harga yang kami berikan sebanding dengan kualitas. Kami menggunakan bahan baku premium untuk menjaga kepercayaan pelanggan," terangnya.
Sentimen positif juga datang dari konsumen. Santoso, seorang pembeli asal Madiun, mengaku sengaja mampir karena cita rasa tape Jember yang khas.
"Tape Jember memang terkenal enak. Kemarin sempat mencoba pemberian teman, rasanya mantap, jadi sekarang sekalian beli untuk dibawa pulang," ungkap Santoso.
(auh/dpe)











































