Hindari Macet Selama Libur Lebaran di Kota Batu Lewat Jalur Alternatif

Hindari Macet Selama Libur Lebaran di Kota Batu Lewat Jalur Alternatif

Muhammad Aminudin - detikJatim
Minggu, 22 Mar 2026 14:45 WIB
Petugas mengarahkan kendaraan untuk mengikuti pengalihan arus yang dilakukan.
Petugas mengarahkan kendaraan untuk mengikuti pengalihan arus yang dilakukan. Foto: Istimewa.
Kota Batu -

Kota Batu pada libur Lebaran 2026 diprediksi akan ramai dikunjungi wisatawan. Sebagai antisipasi ketika terjadi kemacetan di jalur utama, kepolisian telah menyiapkan sederet jalur alternatif yang jauh lebih lancar.

Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim menyarankan pengendara yang menuju Kota Batu untuk menggunakan jalur alternatif ketika jalur utama mengalami kepadatan. Dengan begitu, antrean kendaraan karena peningkatan volume kendaraan tidak mengular panjang.

"Kami sudah petakan jalur-jalur alternatif yang bisa dilalui untuk menghindari kemacetan saat libur Lebaran kali ini," terang Kevin kepada awak media, Minggu (22/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kevin membagikan beberapa daftar jalur alternatif yang terbilang relatif cukup sepi. Berikut ringkasan rute alternatif yang bisa dicoba wisatawan ketika ingin berlibur ke Kota Batu.

Arah Malang ke Kota Batu

ADVERTISEMENT
  • Jalur Tlekung: Lewat Krematorium - Tlekung - Oro-oro Ombo (Langsung tembus area wisata Jatim Park 2).
  • Jalur Areng-areng: Dari Polsek Dau, ambil jalan ke kiri atas di perbatasan kota. Rute ini akan membawa Anda tembus di Proliman.

Arah Keluar Batu (Menuju Malang/Surabaya)

  • Ke Kota Malang: Gunakan jalur Oro-oro Ombo agar tidak menumpuk di jalur protokol Jalan Ir. Soekarno.
  • Ke Surabaya (via Karangploso): Khusus kendaraan kecil, bisa lewat Jalan Wukir yang tembus di jembatan dekat Arhanud.
  • Opsi Lain ke Surabaya: Bisa memanfaatkan jalur Pandanrejo.

Meskipun lebih lancar, AKP Kevin mengingatkan bahwa jalur alternatif di Kota Batu memiliki karakteristik medan yang cukup menantang. Pengendara diminta tidak hanya mengandalkan navigasi, tapi kesiapan fisik dan kendaraan.

"Kami imbau pengendara tetap waspada. Pastikan kondisi kendaraan prima karena beberapa jalur alternatif memiliki kontur jalan yang menanjak dan berkelok," tandasnya.




(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads