Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Idul Fitri sebagai ajang menyemai perdamaian. Tak hanya di tingkat lokal, tetapi hingga global.
Hal itu disampaikan Khofifah usai Salat Idul Fitri di Masjid Al-Akbar Surabaya, Sabtu (21/3).
"Kawan-kawan tentu kita mengucapkan selamat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Mudah-mudahan Idul Fitri ini bisa menyemai damai tidak hanya resonansinya di tingkat regional tapi juga nasional dan global," ujar Khofifah kepada awak media, Sabtu (21/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyoroti kondisi geopolitik global yang tengah bergejolak, termasuk konflik yang berdampak luas terhadap ekonomi dan stabilitas sosial. Menurutnya, tidak ada pihak yang benar-benar menang dalam peperangan.
"Semangat Idul Fitri, semangat untuk bisa saling berdamai, saling memberikan suasana yang sejuk. Dalam suasana geopolitik global seperti sekarang harapan kita masing-masing pihak bisa menahan, bahkan kemudian bisa menghentikan peperangan," katanya.
"Karena tidak ada yang menang di dalam peperangan ini. Kita merasakan dampak ekonomi akibat supply crude oil dan risiko stabilitas struktur sosial masyarakat. Tentu kita tidak ingin ini berkepanjangan," imbuhnya.
Khofifah berharap semangat damai Idul Fitri dapat menjadi inspirasi bagi para pemimpin dunia dan seluruh masyarakat untuk menciptakan suasana yang aman dan tenteram.
"Mudah-mudahan damai itu bisa menjadi bagian dari inspirasi semua kepala negara, inspirasi semua warga bangsa, bahwa memang kita butuh suasana yang aman, damai, dan tenteram," tegasnya.
Di sisi lain, Khofifah juga memastikan berbagai langkah telah dilakukan Pemprov Jatim untuk menjaga stabilitas selama Ramadan hingga Lebaran, mulai dari pengendalian harga bahan pokok hingga kelancaran arus mudik.
"Kita memastikan distribusi bapok bisa sampai ke masyarakat dengan harga terjangkau. Jalan-jalan juga diupayakan aman dan nyaman, koordinasi dengan PLN, Pertamina, termasuk menyiapkan SPBU portable di titik tertentu seperti Gending dan Besuki," jelasnya.
Ia menambahkan, program mudik gratis juga telah mengantarkan ribuan warga kembali ke kampung halaman dengan selamat.
"Total ada 9.230 peserta mudik gratis, dari berbagai rute termasuk Jakarta-Jawa Timur dan 20 kabupaten/kota. Alhamdulillah mereka sudah sampai dengan selamat dan bisa bersilaturahmi," ujarnya.
Menutup pernyataannya, Khofifah bersama Wakil Gubernur dan jajaran Pemprov Jatim menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada masyarakat.
"Kami menyampaikan Al-Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Mudah-mudahan ibadah kita diterima Allah dan kita bisa bertemu Ramadan tahun depan dengan suasana yang makin aman, bahagia, dan sejahtera untuk semua," pungkasnya.
(ihc/abq)











































