Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah Sang Khatib Viral Salat Id di Nganjuk

Round Up

Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah Sang Khatib Viral Salat Id di Nganjuk

Amir Baihaqi - detikJatim
Sabtu, 21 Mar 2026 07:00 WIB
Isa Al Masih Putra Muhammadiyah saat jadi khatib salat id Jumat (20/3/2026)
Isa Al Masih Putra Muhammadiyah saat jadi khatib salat id Jumat (20/3/2026) (Foto: Dok. Istimewa)
Nganjuk -

Seorang khatib salat Idul Fitri (Id) di Kabupaten Nganjuk bernama Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah (23). Karena keunikannya ini, ia mendadak jadi sorotan di media sosial.

Dalam postingan akun X @MuhammadiyinGL, Kamis (19/3/2026), tampak gambar berisi tulisan nama Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah, yang menjadi khatib Salat Idul Fitri di Masjid Al Muta'allimin Perguruan Muhammadiyah, Jalan Veteran I Nomor 15, Gang Anggrek, Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk.

Pemilik akun juga menyertakan caption "Salat Ied paling greget".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Unggahan itu ternyata berasal dari potongan gambar poster yang dirilis laman resmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Nganjuk. Isinya daftar 38 lokasi Salat Idul Id 2026 di Nganjuk lengkap dengan nama imam dan khatib di masing-masing lokasi.

Dilihat detikJatim Jumat siang (20/3/2026), unggahan tersebut telah dibagikan ulang sebanyak 1.486 kali, 400 ribu tayangan, 259 kutipan, dan mendapat 10 ribu suka. Ratusan netizen pun ramai menuliskan beragam komentar.

ADVERTISEMENT

Salat Idul Fitri tempat Isa menjadi khatib diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Nganjuk. Di mana, Muhammadiyah memang telah menetapkan Idul Fitri 1447 Hijriyah hari ini.

Ketua Ranting Muhammadiyah Mangundikaran Utara, Nganjuk, M. Roissudin menyebut bahwa Isa adalah kader muda Muhammadiyah Nganjuk yang sudah sering ditunjuk menjadi khatib maupun imam.

"Isa Al-Masih Putra Muhammadiyah memang adalah kader muda Muhammadiyah Nganjuk, ujar Roissudin kepada detikJatim, Jumat (20/3/2026).

Isa Al Masih Putra Muhammadiyah dan ayahnya, Fatah Al BasidIsa Al Masih Putra Muhammadiyah dan ayahnya, Fatah Al Basid (Foto: Bakrie/detikJatim)

Sedangkan soal nama, Roissudin mengakui memang unik dan kerap jadi sorotan. Namun di balik itu, Isa dikenal sebagai sosok yang aktif membagikan berbagai pemikirannya melalui tulisan di media massa.

"Mas Isa juga aktif di organisasi otonom Muhammadiyah, seperti IPM maupun IMM," tukas Roissudin.

Sementara itu, Isa saat ditemui mengaku tak kaget dengan namanya yang viral. Sebab hal ini sudah pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya dan sudah pernah ramai di media sosial.

"Jadi saya sudah nggak kaget. Pernah waktu dikenalkan teman saya ke Ustaz Rifky Jafar Thalib Malang, beliau sempat nggak percaya sampai saya tunjukkan KTP," ujar Isa.

Isa sendiri merupakan seorang mahasiswa. Kemampuannya sebagai khatib karena ia kuliah mengambil jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

"Saya ambil jurusan PAI Pendidikan Agama Islam di UMM, sudah mau lulus," ujar Isa ditemui detikJatim di rumahnya, Jumat (20/3/2026).

Ia menyebut postingannya yang viral itu saat menjadi khatib khatib salat id pada Jumat (20/3/2026) pagi di Masjid Al Muta'allimin. Sedangkan bertindak sebagai imam salat adalah Fatah Al Basid, yang tak lain ayah kandung Isa.

Di kesempatan yang sama, Basid lantas menuturkan alasan pemberian nama anaknya itu. Awalnya ia menamai Isa Al-Masih karena terinspirasi nama nabi ke-24 yang jarang dipakai.

"Saya yang memberi nama Isa Al Masih. Nama nabi yang sebenarnya jarang atau tidak pernah dijadikan nama anak oleh umat Muslim," beber Basid.

Meski demikian, ada kisah lain yang membuatnya ia menambahkan 'Putra Muhammadiyah' selanjutnya. Sebab banyak yang mengira nama anaknya sebagai seorang nonmuslim.

Saat itu, lanjut Basid, Isa masih duduk di bangku SD harus dirujuk ke rumah sakit dan menjalani opname. Ia mengaku pernah sampai 3 kali anaknya dikira sebagai nonmuslim.

"Jadi namanya sering dikira orang nonmuslim. Makanya di belakang saya tambahkan Putra Muhammadiyah jadi jelas," ujar Basid yang juga merupakan warga Muhammadiyah itu.



(irb/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads