Lembaga Falakiyah Nadhatul Ulama (LFNU) Gresik melakukan pemantauan hilal di Bukit Condrodipo, Kabupaten Gresik, Kamis (18/3/2026). Pemantauan hilal tersebut dilakukan untuk menentukan 1 Syawal 1447 Hijriah.
Pantauan detikJatim, sejak sore sekitar pukul 15.00 WIB, cuaca mendubg telah menghiasi Kabuapaten Gresik. Awan hitam tampak menutupi seluruh langit kota santri.
"Karena cuaca mendung tebal, sehingga hilal tidak bisa terlihat di Bukit Condrodipo," kata Ketua Lembaga Falakiyah PCNU Gresik Muchyiddin Hasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasan menambahkan dalam pelaksanaan Rukyatul Hilal, petugas LFNU dan beberapa ormas islam melakukan pengamatan dengan berbagai alat manual maupun canggih seperti teodolit, teleskop binokular dan monokular. Namun karena langit tertutup mendung, hilal tidak bisa di lihat di Bukit Condrodipo.
"Tim kami sudah melakukan pengamatan dengan berbagai alat manual maupun canggih seperti teodolit, teleskop binokular dan monokular tetapi hilal tidak terlihat karena langit mendung," lanjutnya.
Laporan itu, kata dia, akan dilaporkan ke PBNU dan Kemenag kabupaten Gresik untuk dijadikan landasan sidang isbat bersama Kementerian Agama RI.
Sementara untuk kepastian 1 Ramadhan 1447 Hijriyah, pihak LFNU Gresik akan menunggu keputusan bersama Menteri Agama selaku pimpinan sidang itsbat.
"Kami di sini hanya pelaksana melakukan pemantauan dan melaksanakan laporan. Untuk keputusannya, kami serahkan ke Menteri Agama,"ujarnya.
Hadir dalam Rukyatul Hilal antara lain Sekda Gresik, Achmad Wasil, Ketua DPRD Gresik, Syahrul Munir, Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, Kepala Kantor Kemenag Gresik, Pardi, Hakim Pengadilan Agama (PA) Gresik, Jafar M. Naser, Wakil Ketua PCNU Gresik, Syifaul Qulub, dam Forkopimcam Kebomas Gresik.
(auh/abq)











































