Operasi Pasar LPG Murah di Banyuwangi Ludes dalam 2 Jam

Operasi Pasar LPG Murah di Banyuwangi Ludes dalam 2 Jam

Eka Rimawati - detikJatim
Rabu, 18 Mar 2026 17:53 WIB
Warga Banyuwangi mengantre operasi pasar LPG
Warga Banyuwangi mengantre operasi pasar LPG/Foto: Eka Rimawati/detikJatim
Banyuwangi -

Warga Kecamatan Genteng, Banyuwangi, menyerbu operasi pasar LPG 3 kilogram yang digelar pemerintah daerah. Bahkan, warga sudah mengantre sejak subuh demi mendapatkan gas melon tersebut.

Operasi pasar digelar di sejumlah titik, salah satunya di Kantor Kecamatan Genteng. Antusiasme warga terlihat tinggi karena pasokan LPG yang terbatas di pasaran dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Kantor Kecamatan Genteng, Satrio mengatakan, operasi pasar dibuka pukul 08.30 WIB dan langsung diserbu warga yang sudah mengantre sejak pagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Operasi pasar dibuka pukul 08.30 WIB, dan tidak sampai dua jam, sekitar pukul 10.00 WIB, sebanyak 560 tabung sudah habis," ujar Satrio.

ADVERTISEMENT

Ia menegaskan, distribusi LPG dalam operasi pasar ini diprioritaskan untuk warga Kecamatan Genteng.

"Ya, ini khusus untuk warga Genteng," tegasnya.

Salah satu warga, Lasiyem (55), asal Desa Kembiritan, mengaku bersyukur bisa mendapatkan satu tabung LPG dengan harga sesuai HET, yakni Rp 18 ribu. Ia mengaku harus mengantre sejak pukul 06.00 WIB.

"Alhamdulillah dapat satu. Ini buat persiapan Lebaran. Saya antre dari jam enam pagi," ujarnya.

Menurut Lasiyem, meski harus menunggu lama, ia tidak mempermasalahkan karena sebelumnya kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram.

"Sudah lima hari ini susah cari gas. Kalau pun ada harganya sampai Rp 25 ribu. Jadi ini sangat membantu," katanya.

Hal serupa disampaikan Misnati (62), warga Desa Genteng Wetan. Ia juga bersyukur akhirnya mendapatkan LPG setelah mengantre sejak pagi.

"Tadi antre lama, tapi akhirnya dapat satu tabung. Yang penting bisa buat kebutuhan di rumah," ujarnya.

Namun, tidak semua warga beruntung. Sejumlah warga harus pulang dengan tangan kosong karena stok LPG sudah habis terlebih dahulu.

Selain keterbatasan jumlah, pembelian juga diprioritaskan bagi warga setempat. Warga dari luar Kecamatan Genteng dilaporkan tidak kebagian karena stok sudah habis.

Pemerintah setempat berencana kembali menyalurkan LPG 3 kilogram dengan jumlah hampir sama pada malam hari guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Banyuwangi




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads