Masjid di Jember Dibuka Kembali Usai Insiden Ledakan, Dipastikan Aman

Masjid di Jember Dibuka Kembali Usai Insiden Ledakan, Dipastikan Aman

Yakub Mulyono - detikJatim
Rabu, 18 Mar 2026 15:40 WIB
Masjid Raya Pesona Jember yang sempat ada insiden ledakan
Masjid Raya Pesona Jember yang sempat ada insiden ledakan/Foto: Yakub Mulyono/detikJatim
Jember -

Garis polisi (police line) yang sempat melingkari Masjid Raya Pesona di Perumahan Pesona Regency, Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember, telah dilepas. Berdasarkan pantauan di lokasi, area masjid kini bebas dari barikade kuning pasca-insiden ledakan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember, Ipda Andry Yunni Prasetyo menyampaikan, police line sudah dibuka oleh pihak kepolisian. Masjid saat ini sudah bisa digunakan untuk beribadah seperti hari-hari biasanya.

"Untuk masjid sudah dilepas police line-nya dan dapat dipergunakan kembali sebagai sarana ibadah yang khusyuk di bulan Ramadan," katanya, Rabu (18/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya kata dia, warga sekitar tidak perlu khawatir lagi untuk melakukan ibadah di masjid tersebut. Karena telah disterilisasi oleh Gegana Brimobda Jatim.

ADVERTISEMENT

"Dan telah aman karena telah disterilisasi oleh Gegana Brimobda Jatim jadi tidak perlu khawatir," ujarnya.

"Untuk barang bukti, ada beberapa sisa dari barang yang terdampak yang berada di area lokasi yang kita bawa sebagai penunjang penyelidikan," tambahnya.

Sementara itu, Indra Kurniawan, salah satu warga setempat, menyebutkan bahwa garis polisi sebenarnya sudah dilepas sejak Selasa (17/3). Menurutnya, pengamanan kepolisian kini bersifat situasional, terutama saat waktu salat berjemaah.

"Warga sudah beraktivitas normal. Semalam kami tetap Tarawih, iktikaf, bahkan sahur bersama. Petugas kepolisian juga ikut sahur di sini sebelum kembali setelah Subuh," ungkapnya.

Indra menambahkan, warga saat ini memilih untuk tetap tenang. Serta menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwajib.

"Kami koordinasi terus di grup RW untuk saling menenangkan. Kami tidak ingin berspekulasi sampai ada pernyataan resmi dari kepolisian," tandasnya.

Sebagai informasi, kondisi di sekitar tempat ibadah tersebut terpantau mulai normal. Pasukan Gegana Brimob Polri yang sebelumnya berjaga ketat kini sudah tidak terlihat di lokasi.

Meski masjid tampak cenderung sepi, beberapa warga sesekali terlihat berkunjung untuk mendokumentasikan situasi terkini.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads