Kawasan jalur lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Blitar menjadi salah satu destinasi favorit saat libur Lebaran. Kawasan yang menyuguhkan pemandangan sejumlah pantai di sepanjang jalan itu, diperkirakan akan ramai dikunjungi wisatawan maupun pemudik.
Untuk itu, polisi turut bersiaga untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di jalur kawasan wisata tersebut.
Kasat Lantas Polres Blitar AKP Galih Yasir Mubaroq mengaku pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di kawasan wisata JLS. Persiapan maupun antisipasi itu dilakukan berdasarkan hasil evaluasi pengamanan dan laporan kejadian tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, saat musim liburan, kawasan JLS ramai dikunjungi wisatawan, baik lokal dan luar kota. Sehingga sempat terjadi penumpukan kendaraan di beberapa titik di JLS. Salah satunya yakni di simpang empat gawang yang merupakan perbatasan Kecamatan Kademangan dan Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar.
"Berkaca dari tahun sebelumnya, tempat wisata yang mengalami peningkatan atau lonjakan pengunjung itu di Kawasan Pantai Tambakrejo. Sehingga diperlukan pengendalian arus lalu lintas di jalur menuju Pantai Tambakrejo dan sekitarnya yang juga kawasan JLS, melalui simpang empat gawang," katanya saat dikonfirmasi detikJatim, Selasa (17/3/2026).
Galih menyebut, pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan kendaraan di lokasi tersebut. Seperti di simpang empat gawang akan dibuat satu arah, atau hanya untuk menuju Pantai Tambakrejo dan kawasan JLS. Sementara dari arah sebaliknya akan diarahkan ke jalan alternatif di Dusun Sidorejo, Tambakrejo.
"Alternatif lain yang kami siapkan juga yaitu buka tutup arus lalin di pintu keluar Pantai Tambakrejo, khususnya bagi kendaraan yang akan menuju arah utara atau ke Kecamtan Kademangan dan sebagainya," jelasnya.
Tiga tim urai disiagakan untuk mengurai kepadatan kendaraan di Kawasan wisata. Tim urai akan bergerak secara mobile untuk menjangkau sejumlah titik wisata yang rawan terjadi penumpukan kendaraan wisatawan dan sebagainya.
Galih mengatakan, pihaknya juga menyediakan pos pengamanan di masing-masing tempat wisata. Petugas gabungan disiagakan untuk membantu memantau arus lalu lintas dan volume kendaraan saat libur Lebaran.
"Masyarakat dapat melapor kepada kami apabila mengalami kendala maupun peristiwa lalu lintas. Kami siagakan petugas gabungan di pos pengamanan di masing - masing tempat wisata," tandasnya.
