Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memetakan sejumlah simpul transportasi yang diperkirakan mengalami lonjakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran. Kepadatan diprediksi terjadi di berbagai moda transportasi, mulai dari kereta api, pesawat, bus, hingga kapal laut dan lintas penyeberangan.
Beberapa simpul transportasi di berbagai daerah menjadi titik dengan aktivitas penumpang tinggi setiap musim mudik. Di Jawa Timur, terminal dan pelabuhan menjadi dua titik penting yang melayani mobilitas masyarakat menuju berbagai kota di Indonesia.
Terminal Purabaya Sidoarjo
Salah satu terminal yang diperkirakan mengalami aktivitas penumpang terbesar di Jawa Timur adalah Terminal Purabaya. Terminal ini juga diperkirakan menjadi salah satu tujuan perjalanan bus antar kota yang paling banyak diminati oleh masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terminal Purabaya (Foto: Aprilia Devi/detikjatim) |
Terminal yang juga dikenal sebagai Terminal Bungurasih tersebut merupakan salah satu terminal terbesar di Indonesia, dan menjadi pusat pergerakan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Jawa Timur.
Selain melayani bus AKAP, terminal ini juga melayani bus antarkota dalam provinsi (AKDP), bus pariwisata, hingga angkutan kota (angkot) yang menghubungkan berbagai wilayah di sekitar Surabaya.
Setiap musim mudik Lebaran, terminal ini biasanya dipadati penumpang yang melakukan perjalanan dari maupun menuju wilayah Surabaya dan sekitarnya. Terminal ini berlokasi di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya
Selain transportasi darat, transportasi laut juga menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan jarak jauh saat mudik. Salah satu pelabuhan yang diperkirakan menjadi tujuan terpadat di Jawa Timur adalah Pelabuhan Tanjung Perak, dengan jumlah penumpang diperkirakan mencapai sekitar 158 ribu orang.
Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim) |
Pelabuhan yang dikenal dengan Pelabuhan Perak ini merupakan salah satu pelabuhan terbesar sekaligus tersibuk kedua di Indonesia setelah Pelabuhan Tanjung Priok. Pelabuhan ini juga menjadi salah satu pusat perdagangan penting yang menghubungkan Surabaya dengan kawasan Indonesia bagian timur.
Sesuai dengan namanya, pelabuhan ini berlokasi di kawasan Perak, Kecamatan Pabean Cantian, Kota Surabaya. Diketahui untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah, Pelabuhan Tanjung Perak menyiapkan sekitar 15 kapal.
Selain itu, kapasitas angkut penumpang juga telah diantisipasi agar seluruh penumpang yang melakukan perjalanan selama periode mudik dapat tertampung dengan baik.
Moda Transportasi yang Disiapkan untuk Mudik Lebaran 2026
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menyiapkan berbagai sarana dan prasarana transportasi di seluruh Indonesia.
Beberapa moda transportasi yang disiapkan antara lain sekitar 31 ribu unit bus dengan kapasitas angkut sekitar 1,25 juta penumpang. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan sekitar 829 unit kapal laut dengan kapasitas angkut mencapai 3,26 juta penumpang, serta didukung oleh 636 pelabuhan laut.
Di sektor transportasi udara, tersedia sekitar 329 unit pesawat yang beroperasi di 257 bandara di seluruh Indonesia. Sementara itu, untuk transportasi kereta api disiapkan 3.821 unit sarana kereta yang beroperasi di 668 stasiun.
Adapun pada transportasi penyeberangan, disiapkan 255 unit kapal dengan kapasitas angkut sekitar 6,15 juta penumpang dan 770 ribu kendaraan melalui 15 lintas penyeberangan.
Selain kesiapan armada, aspek keselamatan juga menjadi perhatian utama melalui pelaksanaan inspeksi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan (ramp check) terhadap bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan bus pariwisata.
Pemeriksaan dilakukan di 29 terminal tipe B serta pool kendaraan di Jawa Timur sejak 2 Februari hingga 25 Maret 2026, guna memastikan kendaraan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.
Pengawasan juga diperketat di sejumlah titik rawan, seperti perlintasan sebidang kereta api, jalur arteri dengan potensi kepadatan tinggi, serta akses menuju pelabuhan penyeberangan.
Selain itu, posko pemantauan lalu lintas harian dan kondisi perlintasan juga disiapkan untuk memantau pergerakan secara realtime dan mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan operasional.
(ihc/irb)













































