Daging Sapi di Pacitan Tembus Rp 160 Ribu/Kg, Warga Rela Antre Panjang

Daging Sapi di Pacitan Tembus Rp 160 Ribu/Kg, Warga Rela Antre Panjang

Purwo Sumodiharjo - detikJatim
Rabu, 18 Mar 2026 04:20 WIB
Warga Pacitan Antre Beli Daging Sapi
Warga Pacitan Antre Beli Daging Sapi (Foto: Purwo Sumodiharjo/detikJatim)
Pacitan -

Pemandangan berbeda terlihat di salah satu kios daging di Jalan Gatot Subroto, Kabupaten Pacitan. Sejak pagi, kios bercat merah itu dipadati pembeli. Bahkan, demi menjaga ketertiban, diberlakukan sistem antre. Alhasil, deretan pembeli tampak mengular.

Antrean panjang tersebut menjadi bukti meningkatnya permintaan konsumsi daging. Fenomena ini memang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan, seperti Idul Fitri. Waluyo, pegawai kios tersebut, mengaku jumlah sapi yang disembelih meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa.

"Hari ini menyembelih dua ekor (sapi). Biasanya satu (ekor)," katanya kepada detikJatim sembari memotong-motong daging, Selasa (17/3/2026) siang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meningkatnya permintaan daging seiring dengan semakin beragamnya menu yang disiapkan untuk disajikan kepada tamu saat Lebaran. Tradisi ini banyak dilakukan warga Kota 1001 Gua, termasuk keluarga Siti. Pada hari istimewa nanti, ibu tiga anak itu berencana memasak bakso, selain berbagai hidangan favorit lainnya.

Lonjakan permintaan berdampak langsung pada harga jual. Saat ini, harga daging sapi segar menembus Rp 160 ribu per kilogram, naik dari sekitar Rp 130 ribu per kilogram sepekan sebelumnya. Siti berharap harga daging tidak terus merangkak naik agar tidak memberatkan warga yang berbelanja kebutuhan Lebaran.

ADVERTISEMENT

"Mudah-mudahan harga terkendali ya, jangan naik lagi," ujarnya sembari antre di depan kios.

Perempuan asli Baleharjo itu juga berharap pemerintah dapat turun tangan membantu menjaga harga tetap stabil. Selain itu, juga pentingnya memastikan stok daging sapi cukup dan tersedia hingga Lebaran yang tinggal beberapa hari lagi.

"Pokoknya barangnya dan terjangkau masyarakat gitu lho," harapnya.




(auh/irb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads